WNI ISIS yang Terlantar di Suriah Harus Berjanji Setia Pancasila Sebelum Dipulangkan

WNI ISIS yang Terlantar di Suriah Harus Berjanji Setia Pancasila Sebelum Dipulangkan

21 Views

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memulangkan warga negara Indonesia (WNI) simpatisan ISIS yang terlantar di Suriah jika tidak mau membuat surat tertulis dan berjanji untuk setia pada Pancasila.

Janji tersebut, kata Ryamizard, penting untuk diambil bagi seluruh WNI simpatisan ISIS di Suriah tanpa terkecuali, anak kecil maupun perempuan.

Oleh sebab itu ia meminta WNI simpatisan ISIS yang terlantar di Suriah untuk berjanji setia pada Pancasila sebelum dipulangkan ke tanah air.

“Janji dulu dong, janji dulu. Kalau di sini mau jadi ISIS tidak usah saja (dipulangkan). Kalau di sini dia mau insyaf jadi orang baik-baik ya tidak apa-apa,” tegas Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

“Kalau melanjutkan perjuangan di sini kan bahaya dong,” tambah Menhan.

Terkait proses pengambilan sumpah setia terhadap Pancasila, Ryamizard mengatakan jika diperlukan pemerintah bisa menemui langsung WNI tersebut ke Suriah sebelum dipulangkan ke tanah air.

“Bila perlu kita datang ke situ,” tegas Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.

Menurutnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang berprikemanusiaan. Sehingga, pengambilan janji setia terhadap Pancasila dan NKRI itu wajib dilakukan bagi WNI simpatisan ISIS sebelum dipulangkan ke tanah air.

“Kita ini bangsa yang berperikemanusiaan. Tapi kalau orang-orang itu datang langsung ngebom sana ngebom sini rusak nanti. Tidak boleh. Janji dulu tidak berbuat macam-macam,” ujarnya.