Warga Sunter Dulu Dukung Anies Sekarang Digusur

Warga Sunter Dulu Dukung Anies Sekarang Digusur

369 Views

Penyesalan memang selalu datang belakangan. Begitulah ungkapan saat rasa suka berubah menjadi sakit hati. Setidaknya, inilah gambaran sakit hati dari puluhan warga Sunter, Jakarta Utara yang menjadi korban penggusuran.

Adapun lokasi penggusuran berada di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Objek yang digusur yakni bangunan dan tempat usaha warga.

Warga menyayangkan kebijakan Pemprov DKI saat menggusur tempat tinggal mereka ini, mengingat salah satu janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah tidak melakukan penggusuran.

“Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur, katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye,” kata salah seorang warga, Subaidah, seperti dikutip Antara, Sabtu (16/11/2019).

Warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut. NAmun apa daya, 1.500 personel gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan PPSU tek peduli dan melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis (14/11). Penertiban itu pun berujung bentrok.

Pemkot Jakarta Utara mengklaim penertiban bangunan dan tempat usaha warga di Sunter ini sudah sesuai aturan. Camat Tanjung Priok Syamsul Huda mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat peringatan sebanyak tiga kali.

“Kami sudah memberikan imbauan, surat peringatan tiga kali, menerima perwakilan warga di kantor, hingga bertemu koordinator warga di tempat tinggal mereka,” kata Syamsu.

Menurut Syamsul, dalam setiap pertemuan, warga meminta agar direlokasi ke tempat lain, agar mereka dapat berusaha kembali. Namun, jika permintaan relokasi itu masih di lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial, pemerintah juga tidak bisa memberikan bantuan relokasi.

“Kami menawarkan solusi agar mereka bisa direlokasi ke rumah susun, tetapi warga juga tidak mau,” ujarnya.

Janji Tinggal Janji

Janji kampenye tinggal janji, yang penting menang. Warga Sunter adalah salah satu pendukung Anies yang terbuai kata-kata manis alias dibohongin Anies Baswedan.

Sebelumnya di era BTP, warga korban penggusuran disiapkan rumah susun, sementara saat ini, pendukung Anies cuma bisa gigit jari digusur sama junjungannya.

Warga Sunter adalah korban janji palsu Anies Baswedan yang cuma bisa menata kata-kata manis.

Subaidah, warga korban gusuran mengatakan, hingga kini pihak Pemprov belum mendatangi korban penggusuran.

“Usai kami digusur, sampai sekarang juga tidak dikunjungi,” kata Subaidah.

Selain relokasi, karga korban penggusuran juga meminta pemerintah daerah dapat memberikan tempat usaha baru sebagai mata pencaharian mereka. Salah seorang warga bernama Ardi dan ratusan warga lainnya memilih bertahan di puing penggusuran karena tempat itu merupakan lokasi mereka berusaha dan mencari nafkah.

“Kami ingin pindah, jika ada tempat usaha baru. Warga di sini usahanya barang rongsokan,” kata Ardi.

Namun, Ardi tetap berharap Anies dapat memberikan kebijakan supaya lokasi tersebut dapat ditempati kembali jika selesai ditata.

Subaidah menambahkan, usai digusur, warga memilih menumpang dengan tetangga atau mencari gudang yang ditinggali pada siang hari.