Warga NU Diimbau Tak Lakukan Gerakan Inkonstitusional



406 Views

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengimbau masyarakat khususnya warga NU untuk menghormati hasil Pemilu 2019, baik Pileg maupun Pilpres.

Said berharap dengan sikap kedewasaan para masyarakat, umat, serta khususnya warga NU, dalam menyikapi hasil pemilu nanti, membuktikan bahwa Islam bisa bersanding dengan demokrasi secara harmonis, di Indonesia.

“Saya mengimbau kepada seluruh saudara-saudara ku sebangsa setanah air, wabil khusus warga Nahdatul Ulama tidak boleh melakukan gerakan-gerakan yang inkonstitusional,” kata Said di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/4).

Dikatakannya, saat ini dunia internasional memandang Indonesia sebagai bangsa yang mayoritas beragama Islam dan berdemokrasi. Islam dan demokrasi menurut dia ternyata tidak bertentangan. Justru saling memperkuat. Dimana demokrasi bisa berjalan dengan nilai-nilai Islam yang universal.

Oleh karenanya ia menegaskan, warga NU tak boleh melakukan tindakan-tindakan yang bisa mengganggu stabilitas keamanan hingga mencoreng martabat dan budaya bangsa.

“Sehingga mengganggu stabilitas keamanan, mengganggu ketenangan kita sebagai bangsa yang bermartabat, berbudaya, bangsa berakhlakul karimah,” ujarnya.

Pemilu 2019 telah berlangsung damai dan lancar tanpa gangguan sehingga bisa menghasilkan keadilan dan kejujuran.

Kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pemilu baik pilpres maupun pileg dengan aman, damai, adil jujur, Said mengucapkan terima kasih atas apa yan gtelah kita cita-citakan bersama.