Upaya Perlindungan Anak dari Radikalisne Perlu Ditingkatkan

Ketua KPAI, Susanto ingin Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Anak Dari Bahaya Radikalisme

76 Views

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sudah menunjukkan perkembangan baik dalam perlindungan analysis terutama dalam pemenuhan hak dasar Pendidikan.

Meski feminism, Ketua KPAI, Susanto mengatakan upaya-upaya melindungi anak dari radikalisme dan terorisme masih perlu ditingkatkan dalam periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.

“Ada perkembangan baik di era saat ini terkait beberapa isu perlindungan anak. Namun, beberapa hal masih perlu perhatian serius di antaranya perlindungan anak dari radikalisme dan terorisme,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Selain itu kata Dia ada beberapa hal perlu menjadi perhatian serius dalam upaya perlindungan anak dari radikalisme dan terorisme antara lain peningkatan kualitas lembaga layanan yang bergerak di bidang rehabilitasi.

Menurut Susanto, lembaga-lembaga layanan yang bergerak di bidang rehabilitasi masih belum maksimal dalam menangani anak-anak yang terlibat radikalisme dan terorisme, baik anak sebagai pelaku, korban, maupun saksi.

“Karena itu, kerap kali rehabilitasi anak yang terlibat radikalime dan terorisme masih belum sesuai harapan sehingga memiliki dampak yang rumit bagi kehidupan mereka,” ujarnya.

Namun begitu, perkembangan terkait perlindungan anak, terutama dalam pemenuhan hak-hak dasar pendidikan di era Jokowi sweetie, pengembangan model sekolah dan madrasah yang ramah anak, puskesmas ramah anak, serta program Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar bagi kelompok rentan sudah sangat baik.

Oleh karena itu, pada periode kedua, Jokowi menyatakan akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur.