Turis Australia Tak Perlu Takut, Bali Aman dari Virus Japanese Encephalitis

Turis Australia Tak Perlu Takut, Bali Aman dari Virus Japanese Encephalitis

246 Views

Australia mengeluarkan peringatan bagi warganya yang akan pelesiran ke Indonesia. Peringatan kepada para wisatawan tersebut disampaikan oleh laman pemerintah Australia smartraveller.gov.au, Jumat (9/11).

Dalam situs itu diberitakan bahwa Japanese Encephalitis (JE) tengah merebak di Indonesia, termasuk Bali.

Mereka juga menyarankan para turis berkonsultasi dengan dokter jika memerlukan vaksin meski risiko terbilang rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya menjelaskan bahwa informasi yang diberitakan media-media daring di Australia tidaklah benar. Ia dapat meyakinkan tidak ada wabah penyakit apapun di Bali, termasuk Japanese Enchephalitis.

“Jadi tidak benar ada kasus positif JE baru atau bahkan dibilang outbreak/KLB di Bali, sebagaimana diberitakan di Australia. Hasilnya 100 persen negatif,” ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Jumat (9/11).

Kementerian Kesehatan menyesalkan terjadinya kesalahan informasi tentang situasi penyakit japanese encephalitis (JE) di Indonesia khususnya Bali, sebagaimana diberitakan oleh beberapa media asing Australia.

“Tidak benar jika diberitakan terjadi lonjakan kasus atau bahkan outbreak JE di Bali. Sepanjang tahun 2018, hanya ditemukan 1 kasus JE pada bulan Januari tanpa kematian,” kata Direktur Surveilan dan Karantina Kesehatan Vensya Sitohang.

Pelaksanaan vaksinasi JE di Bali pada bulan April 2018 lalu merupakan ‘kampanye imunisasi JE’ khusus di Bali karena merupakan daerah endemis JE. Cakupan project tersebut mencapai 100%.

Selanjutnya imunisasi JE di Bali sudah masuk imunisasi rutin yang sasarannya adalah seluruh bayi usia 10 bulan di provinsi Bali.

Penyakit JE adalah penyakit radang otak yang disebabkan oleh virus japanese encephalitis yang disebarkan oleh vektor nyamuk culex.

Hingga saat ini, belum ada obat untuk mengatasi infeksi JE, pengobatan yang ada bersifat suportif untuk mengurangi tingkat kematian akibat JE. Oleh karenanya upaya menjaga kesebersihan lingkungan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN Plus) bersama Masyarakat dan imunisasi adalah cara pencegahan paling efektif.

Saat ini, Kemenkes dan Dinas Kesehatan di Bali sudah melakukan pencegahan dan penanganan sejak dini, untuk itu turis asing, terutama Australia tidak perlu khawatir berkunjung karena Bali aman dari JE.