Tol Trans Jawa Tingkatkan Perekonomian



43 Views

Jakarta -Presiden Jokowi meresmikan jalan Tol Trans Jawa dengan didampingi Ibu Iriana Jokowi mengajak masyarakat melintasi jalan tersebut menggunakan bus dari titik nol di Jatim menuju Jateng. Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi menandatangani empat prasasti di area tol wilayah Jatim, meliputi Ngawi – Kertosono (segmen wilangan – kertosono sepanjang 37,9 km), Jombang – Mojokerto (Seksi Bandar – Kertosono 0,9 km), relokasi Jalan Tol Porong – Gempol 6,3 km, Jalan Tol Gempol – Pasuruan (Seksi Pasuruan – Grati 13,65 km).

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan menggunakan bus untuk melintasi jalan tol yang baru pertama kalinya akan digunakan melayani arus mudik libur Natal dan Tahun Baru. Pada kesempatan itu, Jokowi dan rombongan menggunakan lima bus dalam perjalanan yang akan melintasi sejumlah ruas tol yang baru selesai dibangun.

Ia juga akan menandatangani empat prasasti di area Tol Wilayah Jawa Timur pada 20 Desember 2018 meliputi Ngawi – Kertosono (segmen wilangan – kertosono sepanjang 37,9 km), Jombang – Mojokerto (Seksi Bandar – Kertosono 0,9 km), relokasi Jalan Tol Porong – Gempol 6,3 km, Jalan Tol Gempol – Pasuruan (Seksi Pasuruan – Grati 13,65 km).

Presiden Jokowi kemudian akan menjajal Tol Pemalang-Batang segmen Simpang Susun Pemalang-Pasekaran, Tol Batang-Semarang segmen Pasekaran-Simpang Susun Krapyak, dan Tol Semarang-Solo segmen Salatiga-Kartasura.

“Yang diharapkan bisa membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya dengan adanya investasi,” kata Presiden sehari sebelumnya.

Apalagi jalan tol juga akan terintegrasi dengan kawasan wisata dan industri sehingga diharapkan mendongkrak investasi sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Dan juga nantinya terintegrasinya tol ini dengan kawasan wisata dan kawasan industri, akan meningkatkan investasi yang ada ada di wilayah-wilayah di sekitar tol,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa pembangunan jalan tol yang terintegrasi dengan kawasan wisata dan industri diharapkan dapat mendongkrak investasi dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Selain itu, pembangunan jalan tol ini juga untuk meningkatkan konektivitas dan daya saing negeri yang melibatkan berbagai unsur termasuk BUMN, Kemenpupera, Kemenhub, Jasa Marga, Waskita Karya dan Astra Infra.