Timbukan Gejolak Parah, MUI Jabar Tolak Aksi People Power



666 Views

Aksi People Power sudah menjadi terlarang karena apa yang dihasilkan dari pengerahan massa ke jalanan hanya akan menimbulkan gejolak yang parah serta kerugian besar.

Demi kejayaan bangsa dan Negara Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ciamis, Jawa Barat menimbau agar masyarakat khususnya umat muslim tidak mengikuti aksi People Power.

“Atas nama Ketua MUI Ciamis, kami menghimbau masyarakat agar tidak perlu menimbulkan gejolak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak perlu ada pengerahan massa (people power) yang justru akan menimbulkan hal yang lebih parah lagi. Lebih kacau lagi kita akan menerima kerugian dari usaha tersebut” tegas Ketua MUI Jabar, KH Ahmad Hidayat, Selasa (14/5/2019).

Selain itu MUI Jabar juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menempuh jalan kemaslahatan demi kepentingan bangsa dan menjauhi tindakan inkonstitusional untuk kepentingan kelompok tertentu. Selain itu, people power tidak sesuai dengan ajaran agama, sehingga banyak tokoh agama yang menolak dan menetangnya.

“Carilah jalan lain. Jalan yang lebih maslahat demi kejayaan bangsa dan Negara,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh para Pimpinan Pondok Pesantren di Ciamis. Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ciamis KH Arif Ismail Chowas secara tegas menolak aksi people power.

Menurutnya, people power adalah gerakan untuk kepentingan sesaat dan kepentingan kelompok atau perorangan yang tidak bertanggungjawab terhadap masyarakat dan umatnya.

“Atas nama Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ciamis dan Forum Guru Ngaji Imam Tajuk Kabupaten Ciamis menolak segala gerakan-gerakan yang inkonstitusional, yang berkenaan dengan melawan hukum, yang berkenaan dengan menggerakkan massa atau aksi people power,” tegas KH Arif Ismail Chowas.