Tiga Kompi Anggota TNI-Polri Memburu Kelompok KKB di Papua



1,568 Views

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, keamanan di Papua masih menjadi prioritas Polri berdasarkan indeks kerawanan pemilu.

Ia menegaskan, bahwa potensi kerawanan di Bumi Cendrawasih itu cukup tinggi. “Saya sampaikan bahwa Papua dari ranking 10 kabupaten, itu peringkat kedelapan ada di Papua, termasuk wilayah Puncak Jaya, termasuk Nduga,” katanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/3/2019).

Delapan wilayah rawan di Papua adalah Boven Digoel, Nduga, Puncak Jaya, Nabire, Waropen, Mambrano Tengah, Sarmi, dan Jayawijaya.

Guna menganstisipasi tingkat kerawanan tersebut, Polri lanjut Dedi menyebut ada tiga kompi anggota TNI-Polri dikerahkan untuk mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Upaya penangkapan KKB kata Dedi sedang digencarkan, mengingat waktu Pemilu 2019 sudah dekat.

“Tetap masih terus melakukan pengejaran, pengamanan, mengantisipasi segala bentuk ancaman dari KKB, khususnya dalam rangka pengamanan pemilu di sana,” kata Dedi.

Sebelumnya diberitakan, pasukan TNI yang berjumlah sekitar 25 orang ditembak oleh 50-70 anggota KKB. Pasukan TNI diserang saat baru tiba di Distrik Mugi dalam rangka mengamankan jalur pergeseran pasukan, Kamis (7/3) sekitar pukul 08.00 WIT.

Seusai kontak senjata, tiga prajurit TNI didapati gugur. Ketiganya adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji.