Tersebar Berita Polri Pemasok Senjata OPM, Mantan Pangdam Cenderawasih Sebut Berita Palsu



153 Views

Tuduhan bahwa institusi Polri adalah pemasok senjata bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya TPN-OPM adalah tidak benar. Tuduhan tersebut pertama kali diunggah oleh media online yang selama ini memang selalu mengunggah tulisan-tulisan yang mengdiskreditkan pemerintah, seperti republikin, Antarapapua, gemarakyat dotid, tajuk-indonesia dotcom dan dakwahmedia.

Mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Papua, Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua segera membantah isu terkait dirinya yang mengetahui pemasok senjata bagi OPM di Papua.

Christian mengaku dirinya tidak pernah mengatakan seperti itu kepada awak media. Dia juga menyatakan setelah pensiun dari kemiliteran, tidak lagi berhak menyampaikan pernyataan-pernyataan kepada media.

“Saya sudah sampaikan secara lisan kepada pihak Pusat Penerangan TNI bahwa berita itu tidak benar alias hoaks. Tolong bantu sampaikan kepada masyarakat terkait klarifikasi saya ini,” kata Christian melalui keterangan tertulis, Ahad (12/11) kemarin.

Sebelumnya sebuah situs online melansir berita yang menyatakan Christian mengetahui pamasok senjata OPM. Berikut klarifikasi lengkap mantan Pangdam Cenderawasih tersebut.

Terkait berita yang diposting di laman Republikin dotcom dengan judul Ketika Jenderal Tahu Siapa Pemasok Senjata OPM & Kenapa Peluru OPM Tak Pernah Habis (Berita Selengkapnya) Jumat, 10 November 2017, di mana nama saya, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, mantan Panglima Kodam/XVII Cenderawasih, Papua, disebut-sebut, berikut ini saya sampaikan klarifikasi:

Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang dikutip oleh website Republikin dotcom ini sehingga saya sangat keberatan dengan pemuatan berita seperti ini.

Saya tidak pernah memberi pernyataan seperti yang diberitakan oleh Antara Papua seperti rujukan yang dikutip Republikin dotcom.

Apa yang ditulis dalam berita yang dimuat Antarapapua dotcom pada 20 September 2014 ini adalah bukan pernyataaan saya yang utuh dan telah mengutip omongan saya secara sepotong-sepotong.

Kepada pengelola media online Republikin dotcom dan Antarapapua dotcom agar segera memuat klarifikasi saya ini.

Karena sudah pensiun dari kedinasan militer, saya tidak ada hak lagi untuk memberikan pernyataan apa pun terkait dinas dengan mengatasnamakan instansi.

Oleh karena itu, saya menyatakan bahwa berita apa pun yang disampaikan siapa pun dengan mencatut nama saya dan menyebarkannya kepada khalayak adalah hoaks.

Kepada semua masyarakat saya mohon agar tidak begitu saja percaya atas setiap berita hoaks yang diberitakan oleh pihak mana pun, termasuk di media sosial.

Dari bantahan Christian Zebua diatas menunjukkan bahwa pemberitaan yang tidak utuh telah berhasil menyesatkan opini masyarakat. Pengutipan nara sumber yang sepotong-sepotong itu pun menunjukkan itikad tidak baik dari pembuat berita sehingga harus diwaspadai masyarakat.

Christian Zebua juga menambahkan bahwa, dirinya juga telah mengirimkan klarifikasi berita tersebut kepada Dewan Pers dan Puspen TNI. Sehingga portal-portal yang hanya bertujuan berita fitnah dan tidak benar dapat segera ditindak.