Tak Mau Minta Maaf Soal Puisi Doa yang Ditukar, Fadli Zon Tunjukan Sikap Arogan

Tak Mau Minta Maaf Soal Puisi Doa yang Ditukar, Fadli Zon Tunjukan Sikap Arogan

79 Views

Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tak mau meminta maaf atas puisi “Doa yang Ditukar”. Ia mengklaim puisi itu merupakan ekspresi dan tak berhubungan dengan Maimun Zubair atau Mbah Moen, Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah.

Fadli menegaskan tidak ada maksud sama sekali menyinggung Mbah Moen. “Saya kira saya sudah jelaskan beberapa kali bahwa puisi itu ekspresi dan tidak ada hubungannya dengan Mbah Maimoen,” kata Fadli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Fadli mengatakan bahwa dalam puisi disebutkan penguasa. Bukan Mbah Moen. Karena itu Fadli mengaku ogah minta maaf.

“Ya untuk apa saya melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan,” kata Fadli.

Sikap Fadli Zon sudah semena-mena terhadap Ulama melalui puisinya namun dengan arogan enggan mengakui kesalahan. Padahal perbuatan Fadli Zon jelas sudah menghina Ulama dan tidak sejalan dengan penilaian umat Islam selama ini yang mengira Fadli Zon serta kubunya menghormati Ulama.

Sebelumnya Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid menyatakan banyak warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tak terima dengan puisi Fadli Zon.

Selain itu Ketua I MUI Kota Sukabumi Apep Saefulloh berpendapat puisi Fadli menghina ulama terutama Mbah Moen. Hal itu juga dinilai memperkeruh permasalahan jelang pesta demokrasi.

Sedangkan Kyai Asep Saifuddin Chalim menuding Wakil Ketua DPR RI itu sudah kelewatan. Sebagai umat Mbah Kiai Maimoen Zubair, Asep merasa kesal dan harus marah. Ia pun berdoa agar Fadli Zon mendapatkan balasan dari tingkah lakunya, bahkan doanya berujung agar Prabowo kalah.

“Fadli Zon itu kurang ajar. Boleh dia berdalih kalau kau di puisinya itu siapa saja. Tapi kita semua tahu itu adalah Kyai Maimun Zubair (Mbah Moen). Apalagi disitu disebut bandar. Bandar ini kan konotasinya negatif. Ada bandar narkoba, ekstasi, judi, dan lainnya,” tegasnya.