Surya Paloh Sudutkan Jokowi yang Akan Mengangkat Jaksa Agung dari Kalangan Profesional



46 Views

Teka-teki posisi Jaksa Agung akhirnya menjadi jelas. Presiden Joko Widodo menyatakan akan melakukan pergantian pimpinan tertinggi Korps Adhayaksa itu.

Jokowi menegaskan bahwa Jaksa Agung bakal berlatarbelakang profesional alias orang non partai politik.

“Jaksa Agung pasti bukan dari parpol,” ujar Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/8).

Saat ini kursi Jaksa Agung diisi M Prasetyo yang tak lain kader Partai Nasdem. Meski sudah mengundurkan diri saat diangkat, Prasetyo lama menjadi kader Nasdem.

Menanggapi rencana Jokowi, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak yakin mengganti Jaksa Agung dari kalangan profesional bakal membuat penegakan hukum lebih baik. Menurut dia bisa saja malah lebih bobrok.

“Belum tentu, siapa bilang lebih baik kan belum tentu juga. Bisa lebih bobrok juga,” ujar Paloh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8).

Paloh pun tidak masalah jika Prasetyo dicopot oleh Jokowi. Dia juga tidak akan mempermasalahkan Jokowi jika sudah merasa tidak cocok dengan kader Nasdem.

“Kalau Jaksa Agung presiden mau ubah, jangankan tunggu sebulan lagi, kalau hari ini mau diganti memang kenapa,” ucapnya.

Pernyataan Surya Paloh menegaskan bahwa dirinya sangat mengutamakan kekuasaan dalam koalisi Jokowi-Ma’ruf.

Soal pergantian pemimpin Kementerian/Lembaga merupakan hal biasa dan itu merupakan hak prerogratif Presiden sehingga tidak perlu dipermasalahkan apalagi menyudutkan Presiden Jokowi.

Perubahan sikap Surya Paloh terlihat setelah dirinya menggelar pertemuan dengan sejumlah Parpol koalisi pemerintah yang saat itu menjadi pendukung Jokowi-Ma’ruf. Kemudian Paloh bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Saat Pilpres kemarin NasDem gencar menyuarakan Pancasila lalu sesaat pemikiran itu berubah ketika dirinya mendukung kelompok radikal yang mengusung khilafah.