Sukses Jokowi-JK Dalam Angka



802 Views

Badan Pusat Statistik menyajikan laporan bertajuk “4 Tahun Jokowi-JK”. Dalam laporan tersebut, tergambar besarnya anggaran untuk pembangunan manusia. Anggaran untuk bidang pendidikan dan kesehatan, berikut capaiannya, menunjukkan kinerja memuaskan.

Dimulai dari anggaran pendidikan. Jika pada 2014, sebesar Rp 126,31 triliun, naik menjadi Rp 162,56 triliun pada 2018. Sementara anggaran kesehatan sebesar Rp 49,38 triliun pada 2014 bertambah menjadi Rp 65,01 triliun pada 2018. Terakhir, anggaran bidang perlindungan sosial Rp 120,34 triliun pada 2014, naik menjadi Rp 162,56 triliun pada 2018.

Dalam laporan tersebut juga menunjukkan hasil dari pendidikan vokasi. Kualitas pendidikan vokasi Indonesia diakui dunia internasional dan industri. Sementara balai latihan kerja atau BLK yang berkualifikasi baik pada 2015 adalah 69 dan meningkat pada 2018 menjadi 102 BLK. Hal itu berkaitan erat dengan sumber daya manusia industri kompeten dan bersertifikat yang terserap di dunia kerja. Pada 2015 jumlahnya 22.478 orang, meningkat menjadi 55.300 orang pada 2018.

Keberhasilan pemerintah Jokowi-JK dalam empat tahun juga tergambar dari program keluarga harapan. Jika pada 2015 sebanyak 3,51 juta rumah tangga, menjadi 9,87 juta rumah tangga pada 2018. Adapun capaian kartu keluarga sejahtera menembus 9,8 juta keluarga dari target 10 juta keluarga. Kartu Indonesia Sehat telah menaungi 92,2 juta orang dari target 92,4 juta orang. Sedangkan Kartu Indonesia Pintar, mencapai 13,2 juta siswa.

Adapun jumlah penerima KIS yang dibebaskan dari iuran sebanyak 92,24 juta orang sampai Oktober 2018. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN terus meningkat dari 156,79 juta jiwa pada 2015 menjadi 203,28 juta jiwa pada Oktober 2018.
Untuk sertifikasi profesi guru, meningkat dari 1,64 juta orang pada 2015 menjadi 1,72 juta orang pada 2017. Jumlah guru garis depan sebanyak 9.161 orang, sementara guru keahlian ganda sebanyak 4.584 orang.