Rusak Independen Pers, Eggi Sudjana Diusir



274 Views

Jakarta – Eggi Sudjana yang berpidato dalam acara Musyawarah Besar Pers Indonesia diusir turun dari podium dan keluar dari ruangan karena melakukan kampanye terselubung untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.

Sebuah video yang diunggah dalam laman Youtube berjudul ‘Detik-Detik Eggi Sudjana Diusir Paksa Oleh Wartawan’ menunjukkan suasana yang tidak kondusif diikuti dengan teriakan ‘keluar’ dari peserta Mubes tersebut.

Eggi Sudjana menegaskan kalau dirinya mengalah usai diteriaki kala menyebut kata ganti presiden dalam paparannya. Eggi Sudjana tercatat sebagai salah seorang peserta Mubes Sekber Pers Indonesia diusir dan dilempar botol air mineral yang sempat melayang hampir mengenai kepalanya pada Musyawarah Besar Sekretariat Bersama Pers Indonesia (Mubes Sekber Pers Indonesia) di Sasono Utomo TMII (Gedung Negara Indonesia) yang terletak di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur, Selasa Pagi (18/12/2018).

Musyawarah Besar Pers Indonesia dimanfaatkan oleh Eggi Sudjana sebagai panggung politik untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga. Hal tersebut telah menciderai independensi pers.

Inilah alasannya.

Forum pers seharusnya bebas dari warna politik. Pidato Eggi justru Sudjana telah merusak kemerdekaan pers dan Eggi Sudjana tidak malu meneriakkan ganti Presiden di depan pers padahal Prabowo sudah menghina dan merendahkan martabat pers.

Sekitar Puluhan Organisasi Pers yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Pers Indonesia menggelar Musyawarah Besar Sekretariat Bersama Pers Indonesia (Mubes Sekber Pers Indonesia) dipimpin oleh Ketua Sekber Pers Indonesia Wilson Lalengke.

Kronologi kericuhan berawal akibat dari statement Eggi Sudjana, Caleg dari PAN dalam sambutannya yang dinilai oleh peserta MUBES sudah bermuatan politik.

Berawal setelah Eggi menyebut ” Ganti Presiden 2019? dalam sambutannya dihadapan ribuan Peserta Mubes Pers yang mengakibatkan Eggi diteriaki dan diusir ke luar ruangan.

“Nggak benar itu, Pers itu independen, jangan dipolitisasi. Keluar Eggi,” teriak para peserta.

Para pesertapun berkerumun kedepan podium memprotes orasi Eggi diwarnai botol air mineral yang melintas diatas kepalanya yang beruntung tidak mengenainya.

Akibat kericuhan itu, sebagian para pesertapun keluar ruangan dengan rasa kecewa bahwa acara yang dinilai berbau politik.

Eggi Sudjana mengatakan, saya hanya berpendapat, saya mempersilahkan jika anda yang ingin menyampaikan pendapatnya demi kebersamaan kita semua, saya akan berhenti bicara,” ujar Eggi sambil berangsur meninggalkan ruangan.

Kondisipun berangsur pulih atas sigapnya panitia dan sebagian peserta dibantu aparat kepolisian dan TNI yang menenangkan kemarahan para peserta.