PWNU Jatim: People Power Bukan Cerminan Mayasrakat yang Beragama



652 Views

Hampir semua lapisan masyarakat mulai dari tokoh agama, intelektual hingga elit politik cerdas menolak ajakan people power. Mereka sadar ajakan tersebut hanya akan mmebuat NKRI terpecah belah.

Wacana people power juga mendapat penolakan dari PWNU Jatim. Menurutnya ajakan people power merupakan ajakan yang menyesatkan.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Reza Ahmad Zahid mengatakan people power bukan cerminan masyarakat yang beragama, yang berbangsa dan bernegara dan jauh dari etika bangsa.

“Dengan People Power, akan melawan sesama saudaranya sendiri, warga Indonesia dan umat muslim,” ucap pria yang akrab disapa Gus Reza itu, Selasa (13/5/2019).

Gus Reza menilai, people power merupakan gerakan yang akan melawan keputusan dari lembaga negara, yaitu Komisi Pemilihan Umum. Ia meminta, jika ada pihak yang keberatan dengan hasil KPU sebaiknya menerima dengan lapang dada. Tentunya hal itu akan membuat masyarakat bangga.

“Sebaiknya kalau sudah ditetapkan oleh konstitusi dan oleh pemerintah, sebagai rakyat, sebagai bangsa yang mengikuti aturan pemerintah dan UUD 1945 harus tunduk dengan konstitusi, harus tunduk dengan aturan pemerintah,” kata Gus Reza.

Oleh karena itu ia meminta agar masyarakat khususnya para santri untuk tidak terprovokasi dan ikut ajakan tersebut.

“Adanya gerakan people power ini jelas saya menolak dan mengimbau kepada masyarakat, kepada para santri agar tidak terprovokasi dengan ajakan people power. Itu ajakan yang menyesatkan, jangan sampai terprovokasi,” itegasnya.