Publik Puas, Keyakinan Pada Kinerja Pemerintah Presiden Jokowi Juga Meningkat



65 Views

BataraOnline – Hasil survei terakhir yang dikeluarkan Lembaga Kajian Indikator Politik menyebutkan mayoritas publik puas terhadap kinerja tiga tahun pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Dari sisi kinerja Presiden Jokowi, responden menyatakan sangat puas sebanyak 7,95 persen dan menyatakan puas 60,39 persen.

“Kalau ditotal, 68,3 persen responden kita sangat puas atau cukup puas dengan kinerja Jokowi-JK,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat merilis hasil survei di kantornya, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Sementara, responden yang menyatakan kurang puas dengan kinerja Jokowi-JK sebesar 27,23 persen. Adapun responden yang menyatakan tidak puas sama sekali tinggal 2,26 persen.

Tingkat kepuasan yang semakin meningkat ini juga sejalan keyakinan masyarakat bahwa Presiden Jokowi bisa memimpin Indonesia menjadi lebih baik ditahun-tahun mendatang. “Ini sebuah modal psiko-politik penting sebagai dukungan pada kepemimpinan nasional terlepas banyaknya masalah yang dihadapi bangsa ini,” jelas Burhanuddin.

Burhanuddin menambahkan bahwa penilaian tingkat kepuasan didasari atas hasil kinerja pembangunan infrastruktur oleh pemerintah. Tingkat kepuasan itu berasal dari membangun jalan umum sebanyak 72 persen, perbaikan layanan kesehatan terjangkau sebanyak 65 persen, pembangunan sarana transportasi umum sebanyak 60 persen dan pembangunan jalan tol luar Jawa sebanyak 56 persen.

Burhanuddin menyebut beberapa faktor lain yang memicu tingkat kepuasan masyarakat. Pertama, keadaan ekonomi yang semakin membaik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kedua, kebutuhan akan pengobatan yang semakin ringan.

“Dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan mengalami sedikit kemajuan, yang mengatakan semakin ringan sedikit meningkat dibanding tahun lalu,” kata Burhanuddin

Survei yang dilakukan dianggap akurat karena melakukan sampling terhadap 1.220 responden berusia 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi seluruh Indonesia. Hasil survei pada tingkat petikan responden sebesar ini bisa menjadi rujukan indikator politik yang obyektif. Survei dilaksanakan pada tanggal 17-24 September 2017. Hasil wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.