Presiden Jokowi Mengimbau Semua Pihak Menahan Diri Hindari Percikan Konflik di Papua

Presiden Jokowi Mengimbau Semua Pihak Menahan Diri Hindari Percikan Konflik di Papua

878 Views

Menyikapi kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Presiden Joko Widodo melalui Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mengimbau semua pihak menahan diri untuk menghindari konflik horizontal yang bisa meluas di wilayah yang berada di Pegunungan Tengah Papua itu.

“Presiden juga mengimbau semua pihak menahan diri untuk menghindari percikan konflik yang masif. Dan mengajak semua berdoa untuk menciptakan tanah Papua yang damai,” kata perempuan yang akrab disapa Dani.

Dani menyatakan Jokowi selalu mendapat informasi terkini di Papua dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan kementerian terkait.

Jokowi bahkan sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan perlindungan kepada orang asli Papua maupun masyarakat pendatang yang tinggal di Bumi Cendrawasih.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta Kapolri menindak tegas siapapun yang melakukan kerusuhan, perusakan fasilitas publik, dan kekerasan yang mengakibatkan luka maupun kematian.

Sementara dari kasus Wamena sudah ditahan beberapa orang yang terindikasi sebagai aktor pemicu dan dalang kerusuhan.

“Sekarang sedang didalami kasusnya,” jelas Dani.

Selain itu, Jokowi juga meminta jajarannya baik pemerintah pusat maupun daerah untuk segera memperbaiki fasilitas publik yang rusak di Wamena.

Sedangkan bagi masyarakat yang meninggal dunia akan dibantu proses pemakaman, sementara yang mengalami luka-luka diberi pengobatan.

Terkait dengan gelombang pengungsian, Dani mengatakan hal tersebut tak bisa terhindarkan karena masyarakat ingin kembali ke daerahnya masing-masing untuk sementara.

“Gelombang eksodus memang tidak terhindarkan karena sebagian masyarakat ingin kembali ke daerah asalnya sementara. Dan pemerintah telah memfasilitasi ini dengan menyediakan hercules,” ucapnya.