Prabowo Klaim Menang 52 Persen di Pilres 2019, TKN: Kayak Tebak-tebakan Skor Aja

Hanya Di Indonesia Klaim Angka Kemenangan Capres Terus Diberi Diskon serta Data Berubah-ubah Terus 02 Tuntut MK Dengan Data Hoax ?

49 Views

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin menilai data internal yang dimiliki Prabowo-Sandi patut diragukan. Pasalnya klaim kemenangan Paslon 02 sebesar 52% yang dinyatakan dalam berkas gugatan ke Mahkamah Konstitusi tidak wajar.

Anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi, menyebut bahwa publik juga melihatnya aneh. Sehingga wajar jika selama ini publik meragukan validitas data internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

“Kayak tebak-tebakan skor saja berubah-ubah. Artinya data di internal mereka tidak sinkron,” ungkap Achmad Baidowi, kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Pria yang akrab disapa Awiek itu mengatakan, TKN akan memperkuat data ketika menghadapi sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK nanti.

“Ini menjadi pembenar atas keraguan terhadap validitas data yang diajukan. Kami sepenuhnya menyerahkan pada proses persidangan di MK. Tentu kami sebagai pihak terkait akan memperkuat argumentasi dan data,” ujar politikus PPP itu.

Selain soal klaim menang 52%, Prabowo-Sandi menyertakan bukti mereka mendapatkan 0 suara di ribuan TPS. Menurut Awiek, hal serupa terjadi pada Jokowi-Ma’ruf di sejumlah TPS lain.

“Jika mereka mempersoalkan ada TPS perolehan suara 02 nol, maka di beberapa TPS di Jatim juga terjadi sebaliknya. Ada TPS yang perolehan 01 juga nol,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim menang Pilpres dan memperoleh 68.650.239 suara sebagaimana perhitungan KPU. Tapi Prabowo menilai suara Jokowi-Ma’ruf digelembungkan KPU sehingga ia kalah.

Berdasarkan keputusan KPU, Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan 85.607.362 suara. Versi Prabowo, angka itu digelembungkan dari jumlah seharusnya, yaitu 63.573.169 suara.

“Berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki oleh Pemohon, perolehan suara Pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen,” kata Bambang Widjojanto (BW) dkk.

Kemudian Prabowo-Sandi memperbaiki permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 dengan mengklaim menang 52 persen. Namun MK menolak perbaikan tersebut dan tetap mengakui gugatan versi 24 Mei 2019.

“Menyatakan perolehan suara yang benar adalah Ir Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sebesar 63.573.169 suara atau 48 persen dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 68.650.239 suara atau 52 persen,” demikian bunyi lampiran dalam gugatan tersebut sebagaimana dikutip dari website MK, Selasa (11/6/2019).