Prabowo Ambil Alih Tugas KPU



335 Views

Deklarasi kemenangan Prabowo jelas telah mengkudeta KPU. Sampai hari ini, real count KPU masih berjalan. KPU adalah satu-satunya lembaga yang berhak dan berwenang mengumumkan pemenang Pilpres. Kelakuan Prabowo juga bukan hal baru. Ia berbuat yang sama seperti 2014 ketika kalah dari Jokowi-JK.

“Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024,” tutur Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Prabowo menyatakan keyakinannya menang sebagai presiden berdasarkan perhitungan internal pihaknya yang menyebut mendapatkan suara lebih dari 62 persen.

“Perhitungan real count dan telah kami rekapitulasi,” jelas dia.

Deklarasi lebih awal itu dilakukan dengan alasan adanya bukti kecurangan dalam Pilpres 2019.

“Kemenangan ini kami deklarasikan secara lebih cepat karena kami punya bukti telah terjadi usaha dengan beragam kecurangan yang terjadi di berbagai kelurahan, kecamatan, kota, seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Apa yang diperbuat Prabowo disebut seperti deja vu. Situasi serupa terjadi pada Pilpres 2014 silam. Ketika itu, Prabowo Subianto melakukan sujud syukur. Prabowo mengklaim kemenangannya dalam Pilpres 2014 bersama Hatta Rajasa.

Sementara sang lawan adalah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pada 2014 lalu, Prabowo dan Hatta Rajasa melakukan sujud syukur seusai memantau hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei. Ada empat lembaga survei yang saat itu memenangkan Prabowo-Hatta, yakni Jaringan Suara Indonesia (JSI), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Lembaga Survei Nasional (LSN), dan Indonesia Research Center (IRC).

Sementara hasil hitung cepat lembaga survei lainnya menunjukkan kemenangan untuk Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Namun, Prabowo hanya berpegang pada empat hasil hitung cepat yang memenangkannya dan mengesampingkan hasil dari lembaga lain.

“Saudara-saudara sekalian, sebangsa setanah air, teman-teman media, kami dari Koalisi Merah Putih memantau dan mengumpulkan keterangan yang masuk dari quick count sejumlah lembaga survei dan dari lembaga survei yang kami gunakan sebagai acuan,” kata Prabowo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014).