Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Gagal Jika Fadli Zon Terus Berpikiran Radikal

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Gagal Jika Fadli Zon Terus Berpikiran Radikal

839 Views

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menuding Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dengan sengaja menghembuskan isu radikalisme. Menurut dia isu itu untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari kegagalan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi negara.

“Tak seharusnya isu radikalisme dijadikan kambing hitam atau pengalih perhatian untuk menutupi kegagalan ekonomi. Itu hanya akan memelihara ‘distrust’ dan konflik semata,” cuit Fadli lewat akun Twitternya, Selasa (5/11).

Fadli beranggapan pemerintah saat ini hanya ingin mengaitkan isu radikalisme dengan agama. Khususnya agama Islam.

“Jika presiden dan pemerintah hanya mengarahkan tuduhan radikalisme terhadap kalangan umat beragama, maka pilihan itu akan kontraproduktif,” tegasnya.

Isu radikalisme adalah nyata dan sudah menyebar ke berbagai kalangan hingga instansi Pemerintah. Hal itu bukan pula untuk menutupi kegagalan ekonomi oleh Pemerintah seperti yang banyak dituduhkan banyak pihak, seperti Fadli Zon.

Bahkan gerakan dan organisasi radikal seperti HTI yang jelas-jelas sudah dibubarkan masih berkegiatan dengan bebas di beberapa wilayah meskipun mereka telah dinyatakan terlarang oleh Pemerintah.

Selain itu, banyak PNS dan pegawai BUMN ditemukan tidak setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Langkah Pemerintah yang memberikan fokus perhatian kepada isu radikalisme sudah tepat sebab radikalisme bisa mengganggu berbagai lini kehidupan masyarakat.

Radikalisme bukan cerita menjelang tidur yang menakut-nakuti sebab aksi itu bukan khayalan dan sudah banyak menjadi korban teranyar yang kemarin penusukan terhadap mantan Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

Pemerintah tidak bisa sendirian dalam menangani radikalisme. Bahkan tidak ada satu negara pun yang mampu mengatasi masalah radikalisme secara mandiri. Artinya, perlu keterlibatan masyarakat dalam menghadapi aksi tersebut. Masyarakat dan juga elit politik harus lebih sensitif bukan hanya terus-menerus menuduh Pemerintah. Karena radikalisme bukan untuk menyudutkan satu agama.

Melawan radikalisme mesti dimulai dari langkah-langkah kita yang sederhana. Jangan mudah percaya dengan narasi-narasi, bahasa-bahasa provokatif di media yang menumbuhkan kebencian kita terhadap saudara sebangsa.

Karena itu, Fadli Zon sebaiknya membantu Pemerintah menangani radikalisme dengan meminta para pendukung Prabowo yang menganut paham anti Pancasila untuk kembali setia kepada Pancasila dan NKRI.

Ekonomi bisa saja tidak bertumbuh alias gagal jika Fadli Zon berpikiran radikal dan terus memprovokasi masyarakat dengan isu asal kambing hitam.

Isu Radikalisme terlalu kecil untuk menutupi ekonomi RI yang begitu besar. Tetapi radikalisme sekecil apapu harus diperangi karena jika didiamkan akan berpotensi meluluhlantahkan persatuan dan kesatuan bangsa.