Penunggang Aksi Massa Damai Terafiliasi ISIS



33 Views

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menegaskan perusuh yang tunggangi aksi massa damai terafiliasi dengan ISIS.

Polri menyebut mereka berkaitan dengan kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

Dua dari ratusan perusuh yang ditangkap dalam aksi tersebut kini telah diamankan Polda Metro Jaya. “Kami menemukan dua tersangka dari luar Jakarta yang terafiliasi dengan kelompok Garis. Kelompok Garis ini juga terafiliasi dengan kelompok terorisme tertentu,” kata Iqbal di Kemenkopolhukam, Kamis (23/5).

Iqbal menjelaskan, berdasarkan keterangan tersangka, mereka berniat untuk beraksi pada aksi unjuk rasa tanggal 21-22 Mei 2019. Hal itu juga diperkuat dengan ditemukannya bukti-bukti terkait afiliasi mereka dengan kelompok Garis tersebut.

Sebelumnya lanjut Iqbal, kelompok Garis ini pernah menyatakan dan membuat statement sebagai pendukung ISIS Indonesia. Bahkan kelompok ini disebutnya sudah mengirimkan kadernya ke Suriah.

“Hal ini penting saya sampaikan kepada publik bahwa fixed ada kelompok penunggang kegiatan unjuk rasa ini,” kata Iqbal.

Kendati demikian, Polri kata Iqbal masih belum bisa menyampaikan secara rinci peran mereka dalam terorisme di Indonesia. Saat ini, polisi masih mengejar tokoh Garis yang disebut dua orang tersebut.

Selain Garis, Iqbal juga menyebut adanya kelompok lain yang memiliki persenjataan lengkap seperti, senjata api dan peredam. Polisi sudah melakukan BAP terhadap beberapa orang yang sudah ditetapkan tersangka.

“Kelompok yang tadi saya sebut ini lain lagi, kelompok yang ingin menyiapkan kerusuhan, menciptakan martir sehingga terjadi kemarahan publik terhadap aparat keamanan. Kami terus mendalami,” ujarnya.

Polri mengimbau masyarakat tak memberikan penghakiman negatif pada massa aksi yang melakukan protes secara damai. Sebab, yang bersalah adalah kelompok perusuh yang menunggangi aksi massa tersebut.

Polda Metro Jaya telah menangkap seitar 257 perusuh dalam dalam aksi massa damai. PAra tersangka yang ditangkap diantaranya bertato.
Selain itu, ada empat orang positif narkoba. Artinya menurut Polri banyak kelompok-kelompok yang menunggangi aksi massa tersebut.