Pengiriman Ganja Seberat 510 Kg dari Aceh ke Jakarta Digagalkan Polisi

Pengiriman Ganja Seberat 510 Kg dari Aceh ke Jakarta Digagalkan Polisi

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh berhasil menggagalkan pengiriman ratusan kilogram ganja dari Aceh ke Jakarta.

Dalam operasi itu, Polisi juga berhasil menangkap tiga pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka yakni MF (36), pekerjaan mekanik, warga Gampong Lamsepeung, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

Kemudian J (50), pekerjaan petani, warga Gampong Grot Meunasah Blang, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, dan F (41), pekerjaan petani, warga Gampong Lam Ara Cut, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto mengungkapkan, Ganja kering seberat 510 Kg tersebut dibungkus dalam ratusan bal yang dibaluti dan diberi lakban cokelat serta disusun dalam kotak kayu, kardus, dan koper.

“Ratusan kilogram ganja tersebut hendak dikirim ke Jakarta melalui jalur darat. Ketiga tersangka beserta barang bukti ditangkap di dua tempat terpisah di Banda Aceh dan Aceh Besar,” kata Trisno seperti dilansir dari Antara, Minggu (2/12/2018).

Trisno menjelaskan, penangkapan komplotan narkotika berawal dari informasi masyarakat ke Polsek Lueng Bata.

Informasi tersebut menyebutkan ada seorang diduga menyimpan ganja di sebuah rumah di Gampong Lueng Bata. Berbekal informasi tersebut, personel polsek kemudian berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta.

“Dari hasil koordinasi, dibentuk tim gabungan dipimpin Kasatres Narkoba AKP Budi Nasuha Waruwu. Kemudian, tim gabungan menggerebek rumah tersebut. Serta mengamankan tersangka MF,” jelasnya.

Kemudian, personil Polisi melakukan penggeledahan di rumah di Gampong Panteriek. Hasilnya, polisi menemukan 105 bungkusan berisi ganja yang diisolatip.

Dari pengakuan tersangka MF, ganja tersebut didapatnya dari tersangka J melalui perantara tersangka F. Berdasarkan pengakuan tersebut, polisi J dan F secara terpisah di Aceh Besar.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, polisi mengamankan tujuh peti kayu berisikan 320 bal atau bungkusan berisi ganja yang lakban cokelat.

Barang bukti tersebut diamankan dari rumah tersangka J di Indrapuri, Aceh Besar,” ujarnya.

Trisno menambahkan, tersangka J dan F mengaku ganja tersebut dibeli dari seseorang bernama Tengku ET beralamat di Gampong Lamteuba, Aceh Besar, dengan harga Rp25 juta. Polisi juga menjadikan Tengku ET sebagai DPO.