Pemilu Indonesia Sukses, Dunia Beri Sanjungan



542 Views

Sejumlah negara memberi sanjungan tinggi kepada Indonesia yang berhasil melaksanakan pemilu serentak. Bukan hanya memilih anggota parlemen dan presiden dalam satu hari, Pemilu 2019 Indonesia menjadi yang terbesar ketiga di dunia.

Pujian setinggi langit terhadap demokrasi di Indonesia datang dari Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan. Ia mengunjungi salah satu TPS di Jakarta saat pemilihan umum berlangsung. Gary Quinlan kagum dengan besarnya pelaksanaan pemilihan umum serentak yang tak hanya memilih presiden dan wakil presiden, tapi juga anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten, dan DPD.

Dalam cuitannya di akun Twitter, Dubes Gary Quinlan turut memuji antusiasme para pemilih.
“Mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara di Jakarta pagi ini. Kagum dengan besarnya pelaksanaan dan antusiasme para pemilih,” tulis Gary Quinland.

Dalam cuitan di hari sebelumnya, Dubes Australia juga sempat memuji Indonesia sebagai negara demokrasi besar yang rutin menyelenggarakan pemilu.

“Besok, 193 juta warga Indonesia akan memilih di lebih dari 800.000 tempat pemungutan suara yang tersebar di kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau pada pemilihan satu hari yang terbesar di dunia – suatu prestasi luar biasa untuk demokrasi,” tulis Dubes Gary Quinlan.

Pemilu 2019 memang bukan hanya jadi pemberitaan dalam negeri. Masyarakat dunia turut mengikuti Pilpres di Tanah Air lantaran berita ini disorot oleh sejumlah media asing. Situs berita The Guardian yang bermarkas di Inggris menyoroti pesta demokrasi yang berlangsung di Tanah Air. Media tersebut menuliskan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

“Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan mayoritas penduduknya adalah muslim.” tulis The Guardian.
Dalam artikel bertajuk “Indonesia’s biggest election under way as 193 million march to polls”, mereka juga menyoroti soal 193 juta orang yang terdaftar sebagai pemilih di negara kepulauan ini.

“Para pemilih berbondong-bondong ke lebih dari 800.000 tempat pemungutan suara di mana mereka akan melubangi surat suara, sebagai tanda pemberian suara mereka.” tambah keterangan media tersebut.