Pancasila Mampu Memoderasi Keberagamaan tanpa Konflik Berkepanjangan



122 Views

Pancasila telah membawa Indonesia sebagai negara demokrasi yang mampu memoderasi keberagamaan tanpa konflik berkepanjangan, sehingga keharmonisan bangsa relatif terjaga.

Selain itu, Pancasila dirancang tak hanya sebagai ideologi negara namun juga untuk mempersatukan semangat solidaritas antar elemen bangsa.

Keberadaan Pancasila sebagai ideologi bangsa dinilai telah menjadi konsensus bersama dan berhasil menjaga serta merawat keberagaman di Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam seminar bertajuk “Pancasila dan Kontribusi Islam Berkemajuan untuk Dunia” mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara dirancang oleh para pendiri bangsa untuk tidak hanya menjadi ideologi nasional, tetapi juga memiliki semangat global.

“Pancasila telah membawa Indonesia memoderasi keberagaman dan menjaga keharmonisan,” kata Haedar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/17).

Haedar mengatakan, dalam sila kedua terkandung maksud Pancasila yang merupakan nilai universal. Dimana didalamnya terkandung konsep internasionalisme dan perikemanusiaan. Hal tersebut sebagaimana pernah disampaikan oleh Presiden Pertama RI, Soekarno.

“Pesan tersebut disampaikan Presiden Soekarno, yakni bahwa sila kedua dari Pancasila dimaksudkan untuk menyebarkan gagasan Pancasila sebagai nilai universal, melalui konsep Internasionalisme dan Perikemanusian,” ujarnya.

Oleh karena itu Pancasila akan selalu relevan untuk diterapkan pada berbagai zaman sehingga mampu menjaga keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara.