Menhan Sebut Situasi Keamanan Jelang Sidang Perdana Gugatan Pilpres di MK Kondusif



76 Views

Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengungkapkan kondisi keamanan menjelang sidang perdana sengketa gugatan hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Juni 2019 besok.

Sejauh ini kata Menhan situasinya dalam keadaan baik.

“Situasi keamanan baik. Saya baru saja selesai rapat membicarakan itu semua. Jadi baik. Diharapkan sampai menjelang tanggal 24 semua tetap baik,” ujar Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 13-14, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Menhan juga menegaskan bahwa pihaknya tak ingin polisi rusak, TNI rusak, karena mereka ini kata dia adalah yang menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“Menurut saya pasti ada saja (niat rusuh), siapa? Yaa radikal-radikal itu yang tidak suka Pancasila pasti,” ujarnya.

Meski demkian mantan KASAD ini menyebut hingga saat ini belum terlihat potensi akan adanya kericuhan seperti 21-22 Mei kemarin. Dirinya juga masih menunggu data dari pemerintah daerah bilamana ada masyarakat yang akan berencana ke MK pada prosesi sidang sengketa gugatan berlangsung.

“Sementara belum ada, kemarin kan ditakutkan, kita tunggu aja (data) dari pemda ya, tapi kelihatannya belum ada,” ucapnya.

Ryamizard mengimbau kepada seluruh pihak keamanan untuk bersiaga. Dia juga menyebut bila nantinya ada perusuh yang berhasil diamankan oleh pihak keamanan tidak perlu ada pihak yang emosi karena sudah diingatkan sedari awal untuk tidak membuat ricuh di MK.

Pemerintah melalui TNI-Polri bekerja secara professional sehingga jika ada pihak-pihak yang menyalahi aturan dan diproses secara hukum, maka diharapkan tidak ada yang protes ataupun marah.

“Ya kita secara profesional lah, mulai sekarang kita ingatkan, polisi mengingatkan, nanti kalau begini harus begini, sudah diingatkan kalau terjadi dihukum begitu ya jangan marah,” jelas Menhan.