Sepakat Tak Hapus Materi Agama di Sekolah, Mendikbud dan Menag Bertemu

Sepakat Tak Hapus Materi Agama di Sekolah, Mendikbud dan Menag Bertemu

32 Views

Menteri Agama Fachrul Razi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sepakat untuk mempertahankan konten agama Islam dari sekolah-sekolah serta menonjolkan pengurangan kadar keekstreman alias moderasi.

Kesepakatan ini terjadi setelah keduanya melakukan pertemuan di Gedung Kementrian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (9/12).

Fachrul mengaku dia dan Nadiem sepakat agar konten dan muatan pendidikan agama tidak hilang dalam mata pelajaran yang disuguhkan di sekolah-sekolah umum.

Sebab bagaimana pun pendidikan agama memang diperlukan untuk menunjang pengetahuan anak-anak di bangku sekolah.

“Kami sepakat konten agama enggak boleh hilang. Tapi moderasinya (penghindaran keekstreman) ditonjolkan,” jelas Fachrul.

Tak hanya soal pendidikan agama, Fachrul mengaku berbicara berbagai hal dengan Nadiem saat keduanya melangsungkan pertemuan.

“Kami bicara banyak hal. Termasuk masalah muatan agama di sekolah,” kata dia.

Moderasi atau penghindaran keesktreman tetap dilakukan dalam pelajaran agama agar siswa/pelajar tidak salah kaprah, keliru dan kebablasan dalam memahami ajaran agama serta memperkuat nilai-nilai Pancasila kepada siswa.

Sebelumnya, Kemenag melakukan revisi terhadap konten-konten ajaran terkait khilafah dan jihad dalam pelajaran agama Islam di madrasah. Hal itu tercantum dalam Surat Edaran B4339.4/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/12/2019 yang ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Ahmad Umar.

Kemenag melakukan revisi terhadap kompetensi inti dan kompetensi dasar (KI-KD) untuk pengarusutamaan moderasi beragama serta pencegahan paham radikalisme di satuan pendidikan madrasah.