Waspada Banjir, La Nina Ciptakan Curah Hujan Tinggi



18 Views

 

bataraonline.com Warga Jakarta dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada akan kemungkinan banjir, menyusul tingginya curah hujan yang turut dipengaruhi fenomena La Nina. Bahkan, curah hujan akan lebih besar terjadi saat musim hujan tiba, sehingga potensi banjir di Jakarta meningkat.

”Hujan lebat diprediksi berlangsung November 2016 hingga Maret 2017,” ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho melalui surel yang dikirimkan ke redaksi bataraonline.com, Minggu (28/8/2016).

Sabtu kemarin, hujan deras membuat sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir. Menurut Sutopo, banjir disebabkan pula oleh saluran drainase yang tidak mampu menampung dan mengalirkan aliran. ”Hujan dengan berintensitas tinggi seringkali menimbulkan banjir dan genangan di wilayah Jakarta,” kata Sutopo.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, banjir merendam 39 RW di 15 kelurahan dan delapan kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Banjir ini berdampak langsung pada sebanyak 10.538 kepala keluarga atau 31.622 jiwa. “Namun, tidak ada pengungsian akibat banjir,” ucapnya.

Wilayah yang terendam banjir di Jakarta Selatan mencakup Kecamatan Kebayoran Baru, Cilandak, Cipete Selatan, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, dan Pesanggrahan. Sedangkan di Jakarta Timur banjir terdapat di Kecamatan Pasar Rebo, Ciracas, dan Kramat Jati.

Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran baru menjadi wilayah yang paling parah. Air setinggi 90-100 sentimeter merendam 39 RT di 3 RW kawasan tersebut.

Sementara itu, banjir setinggi 40-100 sentimeter merendam tiga kelurahan, sembilan RW dan 54 RT di Kelurahan Pondok Labu, Cipete Selatan, dan Gandaria Selatan. Tinggi banjir di Kelurahan Gandaria Selatan mencampai 70–100 centimeter. Begitu juga dengan banjir di Kecamatan Pasar Minggu yang meliputi Kelurahan Jatipadang dan Ragunan. “Kendaraan yang nekat melintas jalan akhirnya mogok di jalan,” ujarnya. (KP)