Konsep Ekonomi Prabowo-Sandi Merendahkan Para Pencari Kerja



340 Views

Konsep ekonomi capres-cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai berat sebelah dan merendahkan para pencari kerja.dengan mengusung konsep milenial harus jadi “tangan di atas” dengan menjadi pembuat lapangan pekerjaan, sehingga para pencari kerja disebut sebagai pihak “tangan di bawah”.

Anggota Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Drajad Wibowo pernah memaparkan konsep ekonomi yang akan diusung oleh paslon 02 itu, yakni menciptakan milenial ‘tangan di atas’.

Dalam pemaparan konsep ekonomi oleh Drajad Wibowo, Juru bicara milenial TKN, Lathifa Al Anshori mempertanyakan mengapa konsep ekonomi tersebut berat sebelah dan merendahkan pencari kerja.

“Jika di konsep itu disebut millenial harus jadi tangan di atas dengan menjadi pembuat lapangan pekerjaan, berarti yang mencari lapangan pekerjaan disebut pihak tangan di bawah dong. Millenial maunya bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi, baik sebagai pekerja atau pemberi kerja, kenapa harus direndahkan duluan dengan konsep ekonomi Prabowo-Sandi,” kata dia.

TKN menilai bahwa narasi Drajad masih terpaku pada satu sektor saja, yaitu sektor konvensional. Sementara millenial bisa merambah berbagai bidang pekerjain lain yang non-konvensional.

Saat ini angkatan muda Indonesia diuntungkan dimana pemerintahan Jokowi telah mencakupi kedua sektor tersebut. Di era Jokowi, pengembangan potensi usaha dilakukan dari kedua sisi, yaitu dari pengusaha yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM pencari kerja.

“Sehingga yang pengusaha dibantu modal kerja dan pelatihan skill baru. Lalu pencari kerja juga memiliki keahlian yang pas untuk masuk ke dunia kerja. Jadi jodoh, apalagi kalau sudah ada Kartu Pra Kerja, semuanya jadi lebih mudah,” ujarnya.

Polisi muda Partai NasDem ini mengatakan, seharusnya BPN bisa bikin konsep perekonomian yang lebih kreatif dan moderen tanpa membatasi kapasitas dan potensi milenial di sektor konvensional.