Kisruh Jiwasraya, SBY Baper Apa Takut ?

Kisruh Jiwasraya, SBY Baper Apa Takut ?

394 Views

Jakarta – Partai NasDem menilai Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terbawa perasaan (baperan) dalam menyikapi masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak lepas tangan dan menyalahkan pemerintahan masa lalu.

“Biasa kan, beliau (SBY) dari dulu kan memang baperan. Padahal Pak Jokowi hanya ingin mengoreksi manajemen yang selama ini mengelola Jiwasraya dengan mengatakan bahwa masalahnya sudah ada sejak 10 tahun lalu,” kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Jumat (27/12/2019).

“Pak Jokowi bukan ingin lepas tangan apalagi menyalahkan masa lalu. Kan 10 tahun lalu artinya sebagian juga ada di pemerintahan Pak Jokowi,” imbuhnya.

Menurut Irma, salah besar jika SBY berpikir negatif. Ia meminta Ketum Partai Demokrat itu tak terlalu reaktif dan baru berkomentar setelah mencerna pernyataan Jokowi baik-baik.

“Presiden (Jokowi) dengan besar hati menyampaikan bahwa kasusnya sudah berlangsung sejak dari 10 tahun lalu, alhamdulilah sekarang sudah ada jalan keluar. Sebaiknya jangan terlalu reaktif lah, cerna baik baik, baru komentar, pasti hasilnya akan lebih bijak terdengar oleh publik,” ujar Irma.

Lebih lanjut, menurut Irma, pembentukan pansus harus didorong untuk mengetahui duduk perkara kasus Jiwasraya. Menurutnya, ada indikasi salah urus yang dilakukan oleh manajemen Jiwasraya.

“Saya kira memang harus didorong (pembentukan pansus), karena ada indikasi pembiaran dan salah urus oleh manajemen,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, staf pribadi Presiden ke-6 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ossy Dermawan menceritakan respons SBY terkait masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). SBY merespons masalah Jiwasraya saat menerima tamu, dan tamu itu menyampaikan kasus Jiwasraya ingin ditarik ke masa lalu.

Ossy mengatakan, SBY tak mempermasalahkan jika masalah Jiwasraya ditarik ke masa malu. Jika, kata dia, pejabat saat ini enggan bertanggungjawab terkait masalah yang membelit asuransi pelat merah ini.

“Dengan tenang SBY menjawab: Kalau di negeri ini tak satu pun yang mau bertanggung jawab tentang kasus Jiwasraya, ya.. salahkan saja masa lalu,” cuit Ossy, Jumat (27/12).