Ketua Panwaslu LN Malaysia di Laporkan TKN Jokowi-Ma’ruf Soal Surat Tercoblos



24 Views

Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-Ma’ruf yang diwakilkan oleh Ade Irfan Pulungan sebagai Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Maruf melaporkan Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Malaysia Yaza Azzahra Ulyana ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

TKN mempermasalahkan pernyataan Yaza saat diwawancarai oleh salah satu media terkait insiden tercoblosnya beberapa surat suara untuk pilpres dan caleg di Selangor, Malaysia. TKN menilai seharusnya sebagai pengawas pemilu tidak langsung memberikan pernyataan sebelum dilakukan investigasi.

Yaza diduga melanggar kode etik karena menyampaikan informasi yang memancing kegaduhan melanggar pasal 6 ayat (2) huruf a dan pasal 8 huruf c dan d. Aturan menyebut penyelenggara pemilu seharusnya mandiri, punya prinsip dan menolak campur tangan pengruh siapapun.

“Tidak mengeluarkan pendapat atau pernyataan partisan atas isu yang sedang terjadi,” jelas Irfan.

Irfan menegaskan, pada Kamis (11/4) malam, Yaza menyampaikan pernyataan saat diwawancarai oleh salah satu televisi swasta nasional. Pernyataan Yaza memunculkan kegaduhan.

“Seharusnya posisi dia sebagai penyelenggara pemilu apalagi ketua panwaslu seharusnya terlebih dahulu melakukan investigasi terhadap persoalan atau peristiwa yang ada,” jelasnya.

Dalam pernyataanya seharusnya yaza tak boleh terburu-buru menyatakan kasus itu sebagai sebuah kesalahan dan kesengajaan yang dia sendiri belum tahu dan tidak lihat peristiwanya. Yaza hanya ditunjukan oleh sekber paslon 02 tentang masalah itu.

“Ini yang kita sesalkan karena akibat pernyataan itu sudah menimbulkan kegaduhan dan keresahan karena kita tidak boleh melakukan spekulasi atau main-main terhadap persoalan pemilu ini,” katanya.