Kemendagri: Pilihan Boleh Beda, Persatuan dan Kesatuan Harus Dijaga



780 Views

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau seluruh pihak untuk selalu menciptakan iklim yang sejuk, aman dan damai selama masa kampanye akbar yang berlangsung 24 Maret-13 April 2019 mendatang.

“Pilihan boleh beda, namun persatuan dan kesatuan bangsa wajib kita jaga,” kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Untuk diketahui, kampanye akbar akan dilakukan dalam dua zona yakni A dan B. Masing-masing zona terdiri dari 17 provinsi. Kedua pasangan capres-cawapres 2019, beserta partai pengusul dan pendukungnya akan melakukan kampanye akbar secara bergantian di masing-masing zona setiap dua hari sekali, guna mencegah kericuhan.

Masyarakat diminta agar menjaga persaudaraan dan tidak saling menghujat, memprovokasi ataupun melakukan hal-hal yang bisa merusak pelaksanaan Pemilu demokratis yang diamanatkan dalam UU.

Terkait kampanye akbar itu, Kemendagri juga telah memerintahkan jajaran ASN Kemendagri di daerah untuk tetap menjaga netralitasnya.

Ia menjelaskan, seluruh jajaran Kemendagri juga akan mendukung penyelenggara pemilu untuk menggerakaan partisipasi masyarakat dalam pemilu dengan datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019.
nya.

Selain itu Kemendagri juga menyampaikan, bela sungkawa kepada para korban penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019).

“Kami turut berkabung dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya bersama seluruh masyarakat di dunia karena aksi ini merupakan tragedi kemanusiaan,” kata Bahtiar.

Oleh karenanya, Kemendagri mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan, serta menebarkan pesan damai di lingkungan masing-masing.

“Kepada seluruh masyarakat, mari kita terus menjaga hubungan silaturahmi, menjaga jalinan persaudaraan, toleransi, merajut cinta kasih antar sesama anak bangsa, serta bangun komunikasi untuk meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.