Kegilaan Amien Rais Mengancam Punya Bukti Kecurangan



522 Views

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyebut kecurangan yang dilakukan KPU dalam penyelenggaraan pemilu. Ia mengatakan bahwa KPU sebagai makhluk politik buatan pemerintah petahana.

Ia juga menyatakan bahwa KPU sudah tidak bisa mengendalikan proses memasukkan data yang ia nilai telah dilakukan oleh pihak yang dianggap bagai siluman.

“KPU itu makhluk politik buatan pemerintah petahana. Jadi KPU itu kita seperti orang yang tidak tahu masalah. Jadi KPU adalah pintu buat menyerang di atasnya-di atasnya lagi. Ketemunya nanti siapa lagi kalau bukan ya itulah. Nama tidak usah disebut,” kata Amien di Seknas Prabowo-Sandiaga di Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Entah apa yang ada dipikiran Amien Rais saat ini. Dirinya hanya paham bila ada kecurangan, padahal tak jelas kecurangan itu didapatnya darimana.

Pernyataannya kerap membuat gaduh dan menggemaparkan masyarakat. Dia bahkan mengancam tunggu tanggal mainnya untuk membongkar kecurangan di KPU.

“Jadi insyaAllah pada saatnya akan ada element of suprise, kejutan tunggu tanggal mainnya. Para ahli IT ini sudah memiliki bukti-bukti yang tidak terbantahkan. Bahwa pasti begitu dibuka rakyat akan terkejut terhadap betapa bobrok, betapa curang betapa palsu, betapa jahat, betapa zalimnya KPU dan yang di atas-atas KPU itu,” ujarnya.

Amien Rais memang selalu membuat kontroversi, membuat kegilaan dan mengancam punya bukti kecurangan, maka biarkan saja ia terus berkoar-koar, tak perlu dipercaya apalagi dipatuhi.

Masyarakat tidak perlu takut, sebab ocehan Amien Rais hanya gertak sambal agar apa yang dia inginkan dipenuhi.

Amine Rais mungkin hanya jadi boneka mainan saja dari oknum tertentu. Amien Rais dijadikan alat untuk menggoyang KPU dan pemerintah. Dijadikan alat untuk meributi negara ini dan pesta demokrasi demi kesenangan oknum tertentu.

Justru Amien Rais hanya menjadi hama bagi demokrasi. Ia tidak tahu apa-apa, tetapi omongannya begitu keras dan kasar. Ia tidak punya kontribusi apa-apa dalam negeri, tetapi sering membuat keributan. Seharusnya semakin tua, semakin matang cara berpikirnya.

Harusnya Amien berpikir bagaimana membina kerukunan antar umat beragama dan sesama bukan sebaliknya bikin gaduh.

Sosok Amien Rais bagaikan duri dalam daging. Ia adalah orang tua yang sudah malang melintang di dunia perpolitikan Indonesia, tetapi tindakannya melebihi politisi. Bahkan ia bisa menjadi perusak politik dan kata-katanya terlalu kasar seperti bukan politisi.