Keberatan KPU Atas Perbaikan Gugatan Prabowo-Sandi di MK



44 Views

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyampaikan keberatan atas perbaikan permohonan sengketa hasil pilpres yang dilayangkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, pihaknya berpedoman pada Peraturan MK (PMK) Nomor 4 Tahun 2018 serta PMK Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU). Dimana dalam aturan itu, tak disebutkan adanya masa perbaikan permohonan bagi PHPU Pilpres.

“Nanti kami akan sampaikan keberatan kami atas perbaikan permohonan itu,” kata Pramono di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Namun demikian, KPU mengembalikan keputusan kepada Majelis Hakim MK. Jika nantinya MK memutuskan untuk menerima perbaikan permohonan yang digugat BPN, maka, mau tidak mau KPU juga harus menerimanya.

“Ya nanti terserah hakim saja, nanti kan di sidang pendahuluan nanti pasti akan kami akan sampaikan keberatan kami, tapi kan tetap pada akhirnya hakim MK yang akan menentukan apakah diperbolehkan,” ujarnya.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sebelumnya menyerahkan berkas perbaikan permohonan sengketa pada Senin (10/62019). Sejumlah materi dan petitum ditambahkan dalam berkas tersebut.

Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono mengatakan bahwa perbaikan permohonan sengketa pilpres tak diatur dalam Peraturan MK.

Menurutnya Majelis Hakim MK punya kewenangan untuk menerima ataupun menolak dokumen perbaikan tersebut.

“Terkait dengan perbaikan permohonan pemohon, perlu disampaikan bahwa menurut PMK 4/2018 dan PMK 1/2019 jo PMK 2/2019 tidak diatur mengenai perbaikan permohonan perselisihan hasil pilpres,” kata Fajar dilansir dari Kompas.com, Selasa (11/6/2019).

Sidang perdana hasil gugatan sengketa pilpres 2019 digelar MK pada Jumat (14/6/2019).