Kalah Pilpres, Sandiaga Tekor Rp 1,4 Triliun



582 Views

Sudah jatuh tertimpa tangga. Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno disebut-sebut telah menghabiskan dana sekitar Rp 1,4 triliun dalam Pilpres 2019. Sudah rugi banyak, kalah pula.

“Itu bukan isu, itu prediksi dari sebuah media lembaga asing, itu mereka melakukan reportase dan menaksir jumlah dari hasil penjualan saham dan penggalangan dana saya. Saya tidak ingin berkomentar,” kata Sandiaga ketika dikonfirmasi seputar Rp 1,4 triliun tersebut.

Dia mengatakan semua laporan pengeluaran dan pemasukan dalam kampanye 2019 ini telah dilaporkan kepada publik, termasuk penjualan sahamnya yang dilaporkan ke BEI dan OJK.

Pasangan Prabowo Subianto itu juga mengatakan dirinya ikhlas untuk mengocek dana pribadinya.

“Tapi saya sampaikan berapa pun yang dibutuhkan untuk membantu Indonesia menang, membantu Indonesia adil makmur akan saya lakukan, saya ikhlas,” kata dia.

“Ini harta juga titipan Tuhan bukan milik saya, ini saya sekarang diberikan amanah untuk mendampingi Pak Prabowo saya akan all out,” tegas dia.

Apalagi kata Sandi, dia mendapatkan harta kekayaannya dari Indonesia sehingga tidak ada salahnya menghabiskannya untuk Indonesia juga.

“Saya dikasih begitu banyak rezeki, saya berdoa semoga ikhtiar saya diberikan kemudahan dan saya terus niatan ini sebagai ibadah,” ujarnya.

Sandiaga Uno disebut telah menghabiskan dana hampir USD 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun (kurs Rp 14.000) untuk Pilpres 2019. Dilansir dari Bloomberg, Sandiaga juga disebut sebagai orang yang paling banyak menyumbang dana kampanye untuk Pilpres 2019.

Dari total dana kampanye pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar Rp 134 miliar pada Februari lalu, eks Wagub DKI itu menyumbang hingga Rp 95,4 miliar di antaranya.

“Nilai (kekayaan) menurun secara signifikan pada 2018. Saya kehilangan mungkin sepertiga dari kekayaan bersih saya,” kata Sandiaga sambil menyebut telah menghabiskan sekitar 100 juta dolar untuk kampanye.

Bila benar Sandiaga telah menghabiskan dana sebesar Rp 1,4 triliun, maka kontribusinya ke dana kampanye bisa meningkat jauh lebih tinggi. Sandiaga diketahui mendapatkan kekayaan dari perusahaannya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Agustus lalu, kekayaan Sandiaga sebesar Rp 5 triliun.
Kemudian dalam masa Pilpres ini, Sandiaga tercatat telah beberapa kali menjual saham Saratoga. Saham tersebut dijual guna mendapatkan dana segar untuk kampanye dirinya dan Prabowo.