JK: Bulan Depan Hunian Sementara Korban Gempa Palu Siap Digunakan

JK: Bulan Depan Hunian Sementara Korban Gempa Palu Siap Digunakan

212 Views

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi kawasan hunian sementara (huntara) pengungsi korban gempa bumi di Desa Mpanau, Kabupaten Sigi dan Kelurahan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 11 November 2018.

JK menyebut, pembangunan huntara itu sudah berjalan, diharapkan akhir bulan depan selesai dan bisa ditempati.

“Pembangunan huntara itu sudah berjalan, diharapkan akhir bulan depan itu selesai untuk 1.200 dikali 12, itu berarti bisa 14 ribu KK bisa ditampung di hunian dua itu tadi,” kata JK usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, di Kota Palu, Minggu.

JK pun berpesan agar masyarakat tetap optimis bekerja karena Pemerintah akan membantu dan mendampingi dengan memberi santunan dana untuk membangun rumah tinggal sesuai dengan kategori kerusakan.

“Pemerintah pasti membantu, tapi yang bekerja (membangun) ya masyarakat sendiri. Jangan hanya duduk termenung melihat rumah yang sudah rubuh, kembali bekerja,” ujarnya. Ia menyebutkan rumah yang rusak berat akan mendapatkan Rp 50 juta, rumah rusak menengah Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta.

JK menambahkan, bagi masyarakat yang tempat tinggalnya rusak atau hancur akibat bencana alam tersebut dapat menempati huntara hingga rumahnya dapat ditinggali lagi. Namun, bagi warga yang tinggal di kawasan zona merah, maka mereka bisa menempati huntara hingga relokasi selesai dilakukan pemerintah daerah.

“Ini ‘kan dalam keadaan darurat; karena kalau tidak (segera), nanti telat lagi pembangunan rumah rakyat itu. Rakyat tinggal di tenda-tenda ‘kan bagaimana nanti, kasihan, (masuk) musim hujan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, JK juga sempat berbincang dengan para pengungsi untuk mengetahui kondisi terakhir mereka di tenda pengungsian.

Hunian sementara bagi para pengungsi di Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru itu berupa tenda-tenda dari lembaga donatur, seperti dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Turut serta dalam rombongan Wapres, yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan Kepala BPJS Kesehatan Fahmi Idris.