Jika dalam 7 Hari Harga Bawang Putih Tak Diturunkan, Satgas Pangan Polri Akan Tindak Tegas



30 Views

Satgas Pangan Polri menegaskan akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum terhadap spekulan yang menyebabkan harga bawang putih di awal bulan Ramadhan naik cukup drastis.

Satgas Pangan lantas memberikan ultimatum selama tujuh hari kepada spekulan yang seenaknya menaikkan harga.

“Jika tujuh hari tidak turun maka Satgas Pangan akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum, artinya kami akan mengecek dimana yang mengakibatkan stok bawang putih berkurang,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu.

Dari hasil pantauan Satgas Pangan di beberapa lokasi, di antaranya Pasar Kramat Jati serta pasar di Cibitung dan Tangerang, bawang putih mengalami tren peningkatan harga.

Tercatat harga bawang putih dari Rp55.212 menjadi Rp60.976 per kilogram (Kg), padahal harga normal tingkat grosir sebesar Rp40.000 per Kg sehingga perkembangannya akan terus dipantau.

“Jika nanti naik sampai harga Rp80.000 per Kg maka Satgas Pangan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian akan melakukan operasi pasar,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, operasi pasar direncanakan dilakukan untuk menekan harga bawang putih di pasar induk sampai Rp25.000 per Kg. Stok bawang putih akan digelontorkan dalam rangka membuat harga lebih stabil.

Karena itu diimbau kepada spekulan bawang putih untuk menghentikan cara-cara curang demi meraup keuntungan dari momen bulan Ramadhan. Jika hal itu masih berlanjut, maka kepolisian tak segan-segan akan mengusut pelaku spekulan dan menjerat sesuai aturan pidana.