Ini Profil Hendra Gunawan Nasution Yang Menghina Presiden Jokowi



255 Views

BataraOnline – Setelah kelompok radikal dan penyebar kebencian di media sosial seperti Saracen terciduk, ternyata masih ada beberapa orang yang masih berani mempertontonkan kebodohannya di media sosial dengan turut menyebarkan foto editan yang dapat dipidana.

Sebuah foto tangkapan layar dari suatu akun yang bernama Hendra Gunawan Nasution dengan ID Facebook @hendragunawan.nasution.37 sedang diviralkan, karena menyebarkan foto editan Presiden Jokowi dengan kaos logo Partai Komunis.

Hendra menyebarkan foto editan yang memfitnah Presiden Jokowi tersebut pada grup Jokowi Presiden RI 2019.

Beberapa netizen segera mendesak pemerintah terutama aparat keamanan untuk segera menindak pemilik akun tersebut.

Pada bio datanya didapatkan Hendra Gunawan Nasution tersebut berpendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nurul Hidayah, Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Pendidikan tingginya diteruskan ke Universitas Syarif Kasim, Fakultas Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, Program Pendidikan Bimbingan Konseling, Di Pekanbaru Riau.

Hendra yang lahir pada tanggal 21 April 1997 kemungkinan kuat masih menjadi bagian dari Saracen mengingat domisilinya masih satu kota yakni Pekanbaru dengan beberapa dedengkot Saracen seperti Jasriadi pemilik 800ribu akun media sosial palsu dan lainnya.

Dari penelusuran redaksi akun Hendra di Instagram @hendragunawannas juga sering mengunggah beberapa foto dan narasi yang dapat dikategorikan penyebarluasan ujaran kebencian seperti dibawah ini.

Perilaku seperti Hendra ini tentu tidak dapat menjadi teladan pemuda dan mahasiswa yang baik, bahkan beberapa komentar netizen mendesak agar Hendra dan yang lainnya segera menyadari kesalahannya. “Orang yg menghina pak jokowi tandanya orang yg tdk tau diri dan tdk tau trima kasih” Tulis Akun Novita Aldora Pasauran, juga ada yang mendoakan Hendra seperti ini “Oooo Tuhan ampunilah mrka yg brbuat ini,,karena mrka tdk tau apa yg mrka lakukan,,Tuhan memberkatimu,,bertobatlah,,,” Tulis akun Mentari Sylvi. “Rindu Hotel prodeo yah..??” sindir dari akun bernama Hendy Sutopo.

Sudah sepatutnya juga aparat keamanan senantiasa didukung untuk menindak pemilik akun-akun yang berpotensi melanggar pidana UU ITE apa pun bentuknya karena sudah dipastikan ujaran kebencian apalagi mengenai isu SARA hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang menghormati keberagaman dengan sesanti Bhinneka Tunggal Ika.