Imbauan Bupati Puncak untuk Mahasiswa Papua Agar Tetap Melanjutkan Perkuliahan

Imbauan Bupati Puncak untuk Mahasiswa Papua Agar Tetap Melanjutkan Perkuliahan

961 Views

Isu eksodus mahasiswa di Jawa, Bali, Makassar dan Manado telah mempengaruhi sebagian mahasiswa yang tengah melaksanakan perkuliahan.

Atas dasar itu, Bupati Puncak Papua Willem Wandik mengimbau kepada seluruh mahasiswa asal Puncak yang berada di Jawa, Bali, Makassar dan Manado agar tetap melanjutkan perkulihan.

Imbauan itu disampaikan melalui surat bernomor 420/27/SET yang ditandatangani oleh Bupati Puncak Papua Willem Wandik pada Senin (9/9/2019).

Dalam surat tersebut berisi beberapa poin imbauan, antara lain mahasiswa asal Puncak agar tidak terprovokasi terhadap isu eksodus mahasiswa dari seluruh Jawa, Bali, Makassar dan Manado. Mereka diminta untuk tetap melanjutkan perkuliahan seperti biasa.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Puncak tidak menyediakan anggaran bagi mahasiswa yang pulang ke Papua berkaitan dengan masalah tersebut.

Tidak ada sistem pendidikan yang menjamin bahwa seluruh mahasiswa yang pulang ke Papua dapat ditampung dan langsung bisa melanjutkan perguruan tinggi di Papua, akibatnya dapat menganggu perkuliahan selanjutnya,” tegas Willem Wandik.

Seperti diberitakan sebelumnya, keluarnya maklumat MRP 21 Agustus telah dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab dengan menyebar hoaks adanya tekanan dan ancaman karena ada kemungkinan adanya balas dendam. Terkait hal itu Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh mahasiswa Papua.

Sementara Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo mengatakan, mahasiswa asal Papua yang saat ini kembali akan sulit untuk melanjutkan kuliahnya di Uncen atau perguruan tinggi lainnya.

Sangat kecil kemungkinan mahasiswa yang sebelumnya kuliah di berbagai kota di Indonesia bisa melanjutkan studinya diberbagai perguruan tinggi di Papua,” kata Apolo seusai melakukan pertemuan dengan Kapolda Papua di Jayapura, Senin.

Apalagi, daya tampung Uncen sendiri terbatas bahkan saat ini dipaksakan agar dapat menerima 6.000 mahasiswa dari daya tampung hanya 4.000 mahasiswa.

Selain daya tampung terbatas, untuk pindah kampus ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi mahasiswa yang bersangkutan.