Imam Besar Masjid New York Galang Dana Bangun Pesantren di AS



134 Views

Imam Besar Masjid New York, Shamsi Ali berencana akan membangun pesantren pertama di Amerika Serikat (AS) di daerah bagian Connecticut dekat Kota New York, AS. Ia mengatakan, salah satu tujuan pendirian pesantren di AS ini untuk menampilkan Islam yang Rahmatan lil alamin di sana, serta menampilkan Islam yang bersahabat yang bisa merangkul.

Menurutnya, Indonesia punya tanggung jawab moral untuk menyampaikan Islam. Sebab, Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Di sisi lain, Amerika saat ini memerlukan pendidikan agama yang tidak menakutkan.

“Karena ada semacam asumsi yang mengatakan bahwa Islam ini menakutkan, terorisme, kekerasan. Maka kita sekarang bawa pesantren atau pendidikan Indonesia ala pesantren (ke Amerika),” katanya, Selasa (14/11).

Presiden Nusantara Foundation mengaku tengah menggalang dana untuk membangun pesantren tersebut. Melalui situs galang dana kitabisa.com, dia mengajak umat islam di Indonesia untuk turut mendukung langkahnya. Hingga hari ini tercatat telah terkumpul dana umat senilai Rp778 juta dari 574 orang donatur di laman kitabisa.com/pesantrenamerika. Rencana pendirian pesantren menempati lahan seluas 7,4 hektar di negara bagian Connecticut.

Setelah berdiskusi dengan land lord (pemilik lahan), dia diberi tenggat waktu untuk melunasi pembelian pada akhir November 2017. Jika tidak, lahan itu bisa diambil pihak lain.

“Untuk itu saya mengajak sahabat-sahabat semua untuk berkenan mendukung pesantren ini,” jelasnya.

Sementara kata dia, biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan lahan tersebut mencapai USD 1 juta atau setara Rp13 miliar. Jumlah itu meliputi USD 750 ribu untuk pembelian lahan dan USD 250 ribu untuk pembersihan dan pengembangan lahan.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat akan membuat akademi dakwah untuk mendidik penceramah (da’i) Indonesia agar berstandar internasional. Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin, mengatakan d’ai berkelas internasional bahkan sudah dibutuhkan oleh negara seperti Amerika Serikat.

“Kita terus godok. Kita kerja sama dengan badan-badan Internasional baik di Eropa maupun di Amerika yang memerlukan da’i internasional. Kita menyiapkan. Nah selama ini udah ada permintaan di Amerika,” kata KH Ma’ruf dalam acara Halaqah Dakwah Nasional di Hotel Rivolli, Jakarta Pusat, Senin (13/11).

Oleh karena itu, Imam Shamsi Ali berharap Indonesia bisa memainkan peran dalam menyampaikan Islam yang rahmatan lil alamin di kancah dunia. Diharapkan, para elit politik, pemerintah dan masyarakat Indonesia mendukung pendirian pesantren di AS.