Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Kemang Lumpuh



13 Views


bataraonline.com
Hujan deras siang hingga sore tadi, membuat sejumlah wilayah di Jakarta Selatan terendam banjir. Selain buruknya saluran drainase yang tidak mampu menampung dan mengalirkan aliran, banjir disebabkan pula oleh jebolnya tanggul Kali Krukut di kawasan Mampang.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, banjir merendam 39 RW di 15 kelurahan dan delapan kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Banjir ini berdampak langsung pada sebanyak 10.538 kepala keluarga atau 31.622 jiwa.

”Hujan berintensitas tinggi seringkali menimbulkan banjir dan genangan di wilayah Jakarta,” kata Jurubicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho melalui surel ke Redaksi bataraonline.com Sabtu, (27/8/2016).

Wilayah yang terendam banjir di Jakarta Selatan mencakup Kecamatan Kebayoran Baru, Cilandak, Cipete Selatan, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, dan Pesanggrahan. Sedangkan di Jakarta Timur banjir terdapat di Kecamatan Pasar Rebo, Ciracas, dan Kramat Jati.
Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran baru menjadi wilayah yang paling parah. Air setinggi 90-100 sentimeter merendam 39 RT di 3 RW kawasan tersebut.

Sementara itu, banjir setinggi 40-100 sentimeter merendam tiga kelurahan, sembilan RW dan 54 RT di Kelurahan Pondok Labu, Cipete Selatan, dan Gandaria Selatan. Tinggi banjir di Kelurahan Gandaria Selatan mencampai 70–100 centimeter. Begitu juga dengan banjir di Kecamatan Pasar Minggu yang meliputi Kelurahan Jatipadang dan Ragunan.

Sutopo mengingatkan agar warga Jakarta tetap waspada akan bahaya banjir di Ibu Kota. Sebab, fenomena La Nina berpengaruh atas meningkatnya hujan. Bahkan, curah hujan akan lebih besar terjadi saat musim hujan tiba, sehingga potensi banjir di Jakarta meningkat. “Hujan lebat diprediksi berlangsung November 2016 hingga Maret 2017,” kata Sutopo.

Di kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai, Jakarta Selatan merupakan kawasan yang rentan banjir. Sebab, Jakarta Selatan adalah kawasan yang kontur tanahnya lembah.

”Kalau hujan, Jakarta Selatan pasti tergenang karena dia banyak sekali lembah-lembah. Apalagi Kali Grogol sama Kali Krukit belum selesai dinormalisasi,” kata pria yang akrab disapa Ahok ini. (KP)