Gerindra Ingin Membentuk Dewan Pengawas KPK yang Sesuai Versi DPR

Gerindra Ingin Membentuk Dewan Pengawas KPK yang Sesuai Versi DPR

304 Views

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Supratman Andi Agtas menyatakan setuju jika Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu KPK.

Namun Gerindra memiliki keinginan bagaimana pemilihan atau rekrutmen Dewan Pengawas KPK diubah.

Sebelumnya, dalam revisi UU KPK, anggota Dewan Pengawas dipilih langsung oleh Presiden. Sementara Gerindra ingin Dewan Pengawas dipilih DPR melalui uji kepatutan dan kelayakan.

Supratman mengatakan, jika anggota Dewan Pengawas dipilih Presiden, dikhawatirkan Presiden memanfaatkan Dewan Pengawas untuk menjegal lawan politiknya.

“Kita khawatir kalau kemudian presiden itu memegang seluruh kekuatan negara untuk bisa melawan lawan politiknya,” ujarnya dalam diskusi Populi Center, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019).

Sebelumnya, saat sidang paripurna pengesahan revisi UU KPK, tujuh fraksi menyetujui secara bulat tanpa catatan dan Fraksi Demokrat menolak. Sementara saat pembahasan di tingkat Panja, PKS dan Gerindra menolak.

“Kalau presiden mau keluarkan kebijakan akan mengoreksi bagaimana mekanisme rekrutmen Dewan Pengawas, kemudian diikuti sebagaimana halnya yang kami inginkan, kami dukung pemerintah untuk keluarkan Perppu,” jelasnya.

Sikap Gerindra menunjukkan bahwasannya Partainya bermuka dua sebab ingin membentuk Dewan Pengawas KPK yang sesuai dengan versi DPR, bukan independen. Keinginan itu agar mereka bisa bebas melakukan korupsi dan bisa mengatur Dewan Pengawas.

Sementara itu, Presiden Jokowi justru ingin Dewan Pengawas dipilih oleh Pemerintah agar lepas dari ketidaknetralan yang selama ini dikhawatirkan masyarakat, apalagi DPR saat ini belum mampu memulihkan kepercayaan masyarakat.