FUI Jatim Nilai Ada Narasi Pemecah Belah Bangsa



53 Views

Memanasnya suhu politik tanah air pasca pemilu 2019 harus segera diakhiri. Bahayanya, jika hal itu terus berkelanjutan, maka akan ada banyak gerakan kelompok radikal yang memanfaatkan situasi tersebut.

Hal ini pula menjadi kegelisahan Forum Umat Islam (FUI) Jawa Timur menyatakan ada narasi yang dibangun untuk memecah belah umat muslim dengan umat beragama lain, yang selama ini sudah berjalan dengan aman dan damai.

Perwakilan FUI Jatim Prof Daniel Rasyid mengatakan secara tegas menolak jika umat Islam sebagai stakeholder terbesar di NKRI di fitnah sebagai musuh negara, anti pancasila, bahkan radikal dan intoleran.

“Kami menolak fitnah ini. Rakyat muslim Jawa Timur sebagai mayoritas masyarakat NKRI selama 50 tahun lebih telah berhasil membuktikan Indonesia sebagai negara yang aman dan damai dalam kebhinnekaan,” kata Daniel dalam jumpa persnya di Surabaya, Minggu (2/6/2019).

Melihat situasi perkembangan mutahkir ini, FUI Jatim menilai sudah cukup berbahaya dan berharap kedaulatan NKRI sebagai bangsa dan negara tetap terjaga.

Bahkan ia menduga situasi ini sengaja dimainkan oleh kelompok-kelompok yang tak ingin Indonesia aman dan damai.

“Kami menduga, ada gerakan neokomunisme yang kini sedang beroperasi di Indonesia untuk memecah belah rakyat Indonesia,” ujarnya.