Curang dan Korup, Gerindra Titisan Orba



421 Views

Mental korupsi gaya Orde Baru benar-benar melekat di Partai Gerindra. Contoh kecil ditunjukkan BH, anggota Komisi V DPR RI Dapil I Jawa Timur. Politikus Partai Gerindra ini diduga menyelewengkan dana reses untuk kepentingan kampanyenya di Surabaya.

Kabar tersebut sesuai laporan Panwaslu Kecamatan Gubeng kepada Bawasalu Kota Surabaya. Komisioner Panwaslu Kecamatan Gubeng, Jonathan, membenarkan hal tersebut kepada wartawan di kantor Bawaslu Kota Surabaya, Kamis (12/4) malam.

Laporan ini bermula dari temuan pada 4 April lalu. Saat sosialisasi Caleg DPR RI di Jalan Juwingan 55, Kecamatan Gubeng. Pukul 15.00 WIB, ada izin kegiatan sosialisasi Caleg DPR RI dan provinsi.

“Yang (DPR) RI, berinisial BH,” cerita Jonathan. Ketika acara selesai, peserta sosialisasi dipanggil dan diberi uang senilai Rp 50 ribu.

“Ketua pelaksana kami tanyai, katanya ini reses. Padahal izin yang masuk ke kami (Panwascam Gubeng) sosialisasi caleg,” jelas dia.

Temuan kemudian dilaporkan ke Bawaslu Kota Surabaya beserta alat bukti. Dia berharap kasus ini segera ditindaklanjuti karena ada dugaan penyalahgunaan dana reses untuk berkampanye.

“Alat bukti temuan yang kami lampirkan berupa foto-foto dan video kegiatan yang menunjukkan amplop berisi uang. Ketika kejadian, saya berada di sana bersama empat orang, termasuk Panwas Kelurahan Juwingan,” ungkapnya.

Komisioner Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Kota Surabaya, Hidayat, menerima laporan tersebut. Ia menegaskan segera memplenokan laporan tersebut. Pleno dihadiri lima komisioner Bawaslu Kota Surabaya. Mengenai sanksi, Hidayat menyebut ada dua, administrasi dan pidana.

“Tentunya akan kami kaji secara matang. Kalau administratif ini berupa teguran. Kalau pidana, nanti kami serahkan ke Gakkumdu untuk dibahas. Bisa berujung pidana 2 tahun atau denda,” jelas Hidayat.