Cegah Keresahan Masyarakat MPU Aceh Terbitkan Fatwa Haram Radikalisme

Cegah Keresahan Masyarakat MPU Aceh Terbitkan Fatwa Haram Radikalisme

375 Views

Perkembangan intoleransi semakin mengkhawatirkan di masyarakat khusunya di Provinsi Aceh. Guna mencegah keresahan masyarakat terhadap intoleransi beragama, Majelis Permasyarakatan Ulama (MPU) Aceh menerbitkan fatwa haram radikalisme.

Terdapat dua definisi dalam fatwa tersebut yakni, toleransi dan intoleransi.

“Kami mendefinisikan toleransi dan intoleransi dengan mengkaji konteks hukum Islam atau fiqih. Berdasarkan kajian tersebut, radikalisme masuk dalam kategori intoleransi,” ungkap Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali dilansir dari Antara, Jumat (11/10/2019).

Di sisi lain, tindakan yang merespons sesuatu di luar batas kewajaran kata dia merupakan radikalisme. Tindakan tersebut diharamkan dalam agama Islam.

“Seperti ada kelompok yang tidak menghargai kegiatan keagamaan masyarakat yang menurut ulama tidak bertentangan dengan agama. Kelompok yang tidak menghargai tersebut termasuk radikal,” ujarnya.

Tgk H Faisal Ali menjelaskan, fatwa haram radikalisme diterbitkan untuk melindungi kearifan lokal masyarakat. Seperti kegiatan yang menjadi bagian kehidupan masyarakat dan tidak bertentangan dengan agama Islam.

Ia pun menambahkan, fatwa ini diterbitkan untuk membangun toleransi di masyarakat Aceh. Sehingga tidak ada lagi kelompok keagamaan menyalahkan kelompok lainnya hanya karena tidak satu pandangan.

“Kelompok radikal tersebut tidak memperhatikan kearifan lokal dan seolah-olah merekalah yang benar. Kalau seperti itu, namanya tidak toleran. Fatwa haram radikalisme ini diterbitkan untuk menjaga toleransi yang sudah terbangun di Aceh,” tegas Tgk H Faisal Ali.