Berbagai Program dan Janji Presiden Jokowi Sebagian Besar Sudah Terlaksana

Berbagai Program dan Janji Presiden Jokowi Sebagian Besar Sudah Terlaksana

390 Views

Dewan pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program-program dari janji-janji Presiden Jokowi sebagian besar sudah terlaksana, diantaranya berhasil mengubah kedudukan Pertamina di atas Petronas.

Meski tidak masuk dalam stuktur Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden nomor urut 01, dirinya mengaku tanpa ragu mendukung Jokowi untuk menjadi presiden dua periode, mengingat program yang dilakukan mengajak masyarakat Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

“Sebetulnya program-program dari janji-janji beliau (Jokowi) sebagian besar sudah terlaksana. Seperti misalnya, beliau ingin Pertamina di atas Petronas, hari ini sudah,” kata Khofifah, Sabtu (29/12).

Lebih lanjut kata dia, dengan memiliki saham mayoritas Freeport sebesar 51 persen, menjadi beberapa indikator keberhasilan yang sudah dilaksanakan oleh Jokowi sebagai Presiden. Dengan beberapa capaian lain, juga sudah berhasil dilaksanakan.

“Begitupun Blok Mahakam sudah 100 persen dimiliki oleh Bangsa Indonesia, juga Blok Rokan sudah 100 persen dimiliki Indonesia,” jelasnya.

Sementara mengenai infrastruktur akses jalan tol, Khofifah menyatakan, sudah ada dalam perencanaan.

Dengan adanya akses jalan tol diharapkan dapat mendorong dibangunnya pusat-pusat industri untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan, sehingga akan memperkuat ekonomi masyarakat, mendekatkan lapangan kerja, dan menjadi akses untuk pembangunan.

“Jadi ini akan menjadi akses penguatan ekonomi masyarakat. Akses untuk mendekatkan lapangan kerja untuk masyarakat, dan akses untuk membangun,” ujarnya.

Sementara, Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menyebut dengan dikuasainya saham mayoritas PT Freeport-McMoran sebesar 51,2% oleh PT Inalum yang merupakan
perusahaan BUMN, menjadi bukti bahwa kebijakan Jokowi pro terhadap kepentingan rakyat.

“Ini torehan sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Setelah PT Freeport beroperasi di Indonesia sejak 1973 baru sekarang kepemilikan saham mayoritas dikuasai bangsa Indonesia. Kepemilikan mayoritas ini akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar Ace melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/12).

Ketua DPP Partai Golkar ini juga menyebutkan dengan dikuasainya saham PT Freeport juga nantinya pendapatan baik dari pajak maupun non-pajak, royalti, semuanya akan lebih besar untuk kemakmuran negara dan rakyat.

“Selain itu, masyarakat di Papua juga akan mendapatkan 10 persen dari saham yang ada. Tentu saja di Papua juga akan mendapatkan pajak daerahnya,” tutur Ace.

Kesuksesan ini lanjut Ace, menunjukan bahwa Presiden Jokowi merupakan Presiden yang secara nyata telah mewujudkan cita-cita konstitusi ekonomi yaitu tanah, air, dan sumber daya dikuasai negara yang diperuntukan untuk kemakmuran rakyat.

“Jadi tak tepat rasanya jika Presiden Jokowi selama ini sering dituding selalu pro Asing. Telah beliau buktikan, salah satunya, dengan penguasaan saham Freeport ini,” katanya.