Bekasi Deteksi Ancaman Bencana Banjir



38 Views

bataraonline.com Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) mengindentifikasi ada sembilan risiko bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Bekasi. Sembilan risiko bencana itu ialah banjir, banjir bandang, gempa bumi, kekeringan, cuaca ekstrem, kebakaran hutan, dan lahan, gempa bumi, gelombang ekstrem dan abrasi.

”Jadi itu hasil identifikasi dari tim penyusun tapi dari hasil kesepakatan ada juga tsunami dan tanah longsor,” kata Anggota Tim Penyusun Risiko Bencana pada BNPB, Anggia Reta Sriwarni, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan potensi bencana tersebut, maka seluruh instansi harus meningkatkan kapasitasnya. Selain itu, masyarakat dan pengusaha harus berperan aktif agar dapat menanggulangi bencana.

”Jadi memang yang kita harapkan semua masyarakat bisa aktif dalam penanggulangannya supaya bila terjadi bencana bisa saling membantu,” tuturnya.

Anggia menjelaskan, Kabupaten Bekasi masuk dalam sembilan kota/kabupaten di Jawa Barat yang rawan terjadi bencana. Berdasarkan data itu, perlu ada penanganan khusus yang dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti normalisasi sungai dan pembuatan waduk untuk menanggulangi banjir atau luapan air.

”Maka perlu adanya penanganan yang lebih, karena Kabupaten Bekasi geografisnya adalah wilayah pesisir dan dataran rendah, meski ada dataran tinggi juga tapi justru malah kekeringan,” ungkapnya. Ia berharap relawan bencana yang dimiliki BPBD Kabupaten Bekasi ditambah, sehingga penanggulangan bencana bisa secepatnya dilakukan dan tidak meluas.

Pondok-Gede-PermaiSementara itu, Pemerintah Kota Bekasi mengaku sudah mengintensifkan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, untuk mengantisipasi banjir menjelang musim penghujan 2016. ”Kami sudah melakukan konsolidasi kepada TNI dan Polri berikut tim relawan,” kata Kepala BPBD Kota Bekasi Herry Ismiraldi.

Pihaknya juga menyiapkan personel khusus untuk melakukan pemantauan ketinggian debit air di Kali Bekasi dan sejumlah aliran sungai lainnya yang terkoneksi. Persiapan peralatan seperti perlengkapan dapur umum, tenda, perahu karet, pompa air, ambulan dan beberapa peralatan teknis lainnya.

Saat ini, sebanyak lima kecamatan di Kota Bekasi menjadi target pemantauan prioritas BPBD sepanjang musim hujan karena rawan banjir. Wilayah itu di antaranya Kecamatan Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Medan Satria. Sebanyak tiga kecamatan di antaranya merupakan wilayah rawan banjir karena berlokasi di bantaran Kali Bekasi yang kerap menerima kiriman luapan air dari Bogor. (KP)