Bawaslu Solo Minta Acara Tabligh Akbar di Solo Jangan Disusupi Kampanye



101 Views

Antisipasi terkait potensi pelanggaran kampanye, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng meminta kegiatan Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo 13 Januari 2019 tidak disusupi agenda kampanye.

Apalagi dalam acara tersebut salah satu koordinator juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak juga dijadwalkan hadir.

“Bawaslu memandang bahwa sepanjang tidak kegiatan yang berhubungan dengan kampanye, bukan wilayah yang harus diawasi oleh Bawaslu. Apakah nanti (tablig akbar) akan kampanye atau tidak, kita lihat fakta di lapangan,” kata Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subkhi Abdul Kadir Arif (SAKA) di Kantor Bawaslu Jateng di Semarang, Kamis (10/1/2019).

Untuk diketahui, tablig akbar akan digelar di kawasan Gladak, Solo, pada Minggu 13 Januari pagi. Kegiatan itu diajukan oleh Persaudaraan Alumni 212 Solo Raya ke kepolisian dengan tembusan kepada Bawaslu Jateng.

“Dari informasi dan perizinan yang diajukan, judulnya bukan kegiatan kampanye. Bawaslu hanya memastikan kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut kalau memang bukan ditujukan untuk kegiatan kampanye maka wajib dijaga,” tukasnya.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan penyelenggara acara yakni Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Solo Raya yang akan menggelar acara tersebut.

Bahkan ia juga mengatakan bahwa dari pihak Bawaslu Provinsi juga sudah berkomunikasi langsung dengan penyelenggara.

“Surat imbauan dan juga secara lisan sudah disampaikan. Pihaknya berharap dalam acara tersebut penyelenggara bisa mematuhi peraturan yang berlaku, diantaranya tidak memasang atribut kampanye” jelasnya kepada media, Kamis (10/1/2019).

Agus menambahkan pihaknya akan melakukan pemantauan berlapis untuk acara tersebut. Melihat sejauhmana acara berlangsung dan diharapkan semua mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan dengan tidak menggelar aturan kampanye.

Berdasarkan unsur-unsur yang terlibat dalam acara tersebut, sangat dimungkinkan kegiatan masyarakat ini akan di tukangi dengan orasi politik untuk mengarahkan mendukung salah satu Paslon. Seperti diketahui bahwa Gerakan 212 memiliki preferensi ke kubu Paslon no urut 02 Prabowo-Sandiaga.