Bapak Pembangunan Desa untuk Jokowi

Bapak Pembangunan Desa untuk Jokowi

619 Views

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan rencana pemberian gelar ‘Bapak Pembangunan Desa’ ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) tak politis.

“Enggak ada, enggak ada (kepentingan politis), enggak ada kampanye,” kata Tjahjo di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (19/3).

Tjahjo menilai pemberian gelar dari para perangkat desa seluruh Indonesia itu adalah bentuk apresiasi kepada Jokowi. Menurut dia, para perangkat desa pun tak menyalahi aturan memberikan sebuah penghargaan kepada presiden.

“Sah-sah saja. Itu kan namanya aspirasi. Aspirasi dari pada kepala desa. Sah-sah saja,” ujarnya.

Bakornas P3KD merencanakan menggelar silaturahmi pemerintahan desa se-Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir Maret ini. Dalam acara tersebut tercantum rencana pemberian penghargaan ‘Bapak Pembangunan Desa’ kepada Jokowi.

Tjahjo menegaskan kegiatan silaturahmi nasional itu bukanlah gelaran kementeriannya melainkan program Bakornas P3KD. Selain itu, kata Tjahjo, pihaknya juga tak memberikan anggaran untuk acara yang rencananya digelar akhir bulan ini .

“Mereka sendiri (yang membuat acara),” kata Tjahjo singkat.

Bakornas P3KD bakal menggelar Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa Se-Indonesia pada 30 Maret-3 April. Acara utama dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2 April. Dalam acara tersebut, perangkat desa bakal memberikan gelar ‘Bapak Pembangunan Desa’ kepada Jokowi.

Ketua panitia acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa Se-Indonesia, Muhammad Asri Anas, menargetkan peserta kegiatan itu mencapai ratusan ribu perangkat desa seluruh Indonesia. Asri mengatakan penghargaan untuk Jokowi sebenarnya merupakan rekomendasi seluruh asosiasi pemerintahan desa pada 2018.

“Jadi nanti [pemberian penghargaan kepada Jokowi] bersifat seremoni saja karena 2018 lalu sudah direkomendasikan oleh seluruh asosiasi perangkat desa. Selama ini asosiasi pemerintah desa kan buat acara sendiri sendiri. Sekarang gabung semuanya,” tutur Asri yang merupakan anggota DPD RI kepada CNNIndonesia.com.

Asri menegaskan acara Silaturahmi Nasional tidak bernuansa politik. Dia pun mengklarifikasi bahwa acara tersebut tidak diinisiasi kementerian atau lembaga negara tertentu, melainkan oleh Bakornas P3KD yang memiliki badan hukum.

Kritik sebelumnya dilontarkan dari kubu lawan politik Jokowi dalam Pilpres 2019. Salah satunya Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon yang menuding itu sebagai kampanye terselubung.