Bagi Kader HMI dan KAHMI Persatuan dan Kesatuan Adalah Segalanya



932 Views

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) tetap setia menjaga nilai-nilai luhur keislaman dalam bingkai ke-Indonesiaan.

Menurutnya, dalam menyelaraskan nilai-nilai agama, dalam hal ini Islam, ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang kental dengan kebinekaan, HMI dan KAHMI harus menjadi benteng bagi Indonesia.

“Kemanapun kita pergi, hampir selalu bisa dijumpai kader HMI dan KAHMI. Tersebar di berbagai penjuru, kader HMI dan KAHMI telah menjadi peluru yang menjaga kedaulatan Indonesia terhadap serangan apa pun yang datang dari dalam maupun dari luar. Bagi HMI dan KAHMI, kesatuan dan persatuan Indonesia adalah segalanya, tak bisa dikorbankan dengan apa pun, apalagi hanya dengan sejumput kekuasaan,” kata Bamsoet saat menjadi tuan rumah buka puasa bersama kader HMI dan KAHMI, di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Bamsoet mengingatkan bahwa tokoh-tokoh alumni HMI harus senantiasa berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kaderisasi HMI tidak boleh mati. HMI harus terus hidup dan tumbuh subur di kampus-kampus unggulan, baik negeri maupun swasta. Di situlah tugas utama alumni HMI, tugas KAHMI,” ucap Bamsoet.

Dengan memanfaatkan momen Rahadhan Dewan Pakar KAHMI ini berharap kader HMI dan KAHMI tidak silau dengan iming-iming jabatan dan kekuasaan yang ditawarkan oleh segelintir kalangan. Apalagi dengan cara-cara mengorbankan persaudaraan sebangsa.

“Kesolidan HMI dan KAHMI harus ditunjukan dengan menegakan kemandirian ekonomi sehingga tidak terlalu tergantung kepada kekuasaan semata,” ujarnya.

Terakhir, menyikapi suasana politik nasional menjelang penetapan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang, Bamsoet mengimbau HMI dan KAHMI jangan sampai terpancing oleh tindakan yang merugikan. Ia mengatakan, penghormatan terhadap pemenang Pemilu sama saja dengan menghormati suara rakyat.