Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Benahi Aturan, Jokowi Pastikan Sertifikat Tanah Nyata untuk Rakyat



54 Views

Bataraonline – Keberhasilan Pemerintahan Jokowi-JK melampaui Target Pembagian Sertifikat Tanah di 2018 patut di apresiasi. Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengumumkan pencapaian sertifikat tanah gratis yang dibagi-bagikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepanjang 2018. Sofyan Djalil Mengatakan, realisasinya hingga akhir tahun melebihi target.

“Seluruh produk BPN tahun lalu bisa kita capai 9,3 juta. Alhamdulillah, teman-teman BPN bisa kerja cepat sekali karena didorong ya,” ujar Menteri Sofyan saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/1).

Untuk 2019, pemerintah akan membagikan 9 juta sertifikat tanah. Dia berharap, pencapaian tahun ini akan menyamai bahkan melebihi pencapaian tahun lalu. “Mudah-mudahan tahun ini sama, karena kan kita ubah aturan, kita perkenalkan teknologi, kita terbantu sekali dengan teknologi, kita perkenalkan juru ukur swasta, kita perbaiki apa yang perlu diperbaiki, birokrasi kita itu kerja oke,” katanya.

Dia mengatakan, sebelumnya banyak regulasi yang membuat pemerintah tidak bisa bergerak cepat. Akhirnya regulasi tersebut diperbaiki.

“Selama ini banyak sekali kendala itu karena regulasi, macam-macam yang membuat mereka tidak bisa bergerak cepat,” ujarnya.

Pemerintah pun menargetkan seluruh tanah di Indonesia telah mendapatkan sertifikat tanah alias terdaftar pada 2025.

“Alhamdullilah tahun lalu bisa kerja bagus sekali, mudah-mudahan tahun ini juga. Kita punya target, 2025 seluruh tanah terdaftar di republik ini,” tambahnya.

Dan juga Jokowi dari waktu ke waktu terus berkeliling daerah, membagikan langsung sertifikat tanah kepada masyarakat. Program land reform atau reformasi agraria sebagaimana termasuk dalam program Nawacita terus dijalankan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Presiden usai membagikan sertifikat tanah di Banjarbaru Kalimantan Selatan Senin (26/3) memastikan pemberian sertifikat tanah untuk masyarakat dari Pemerintah adalah program nyata.

“Saya ingin menekankan saja bahwa pembagian sertifikat itu betul-betul kita bagi. Jumlahnya betul ada, dan masyarakat menerima betul,” jelas Presiden Jokowi.

Pemerintah, lanjut Jokowi, menjalankan program sertifikat tanah untuk rakyat ini dengan kehati-hatian sesuai dengan luas tanah, dokumen yang ada dan sesuai dengan target yang ingin dicapai.

“Kita serahkan jumlahnya ya itu. Kalo kita ngomong 5 juta ya 5 juta. Kalo ngomong 7 juta ya 7 juta sertifikat,” lanjutnya.

Jokowi memastikan akan terus mengejar agar target Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tercapai. “Terus akan saya kejar kepada Menteri ATR/BPR target itu. Jangan sampai ada yang ngomong pembagian sertifikat ini ngibul,” imbuh Presiden.

Direktorat Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan Kementerian ATR/BPN hingga 2024 menargetkan 126 juta bidang tanah sudah mendapat sertifikat. Pada tahun 2017 ada 5 juta bidang tanah yang berhasil mendapat sertifikat. Pada 2018 ini ditargetkan 7 juta bidang tanah mendapatkan sertifikat. Dan untuk 2019 ditargetkan 9 juta bidang tanah bersertifikat.