Amankan Tahapan Pilkada 2018, Polda Papua Kerahkan 11.000 Personel



222 Views

Kepolisian Daerah Papua akan mengerahkan 11.000 personel untuk mengamankan seluruh tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di provinsi. Selain itu tujuh kompi Brimob (anggota) perbantuan juga akan turut bergabung.

Upaya tersebut guna meredam gejolak di tengah masyarakat di sepanjang penyelenggaraan proses demokrasiberlangsung.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Semarang, Selasa (10/10/17) mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kodam Cendrawasih untuk tambahan personel pengamanan dari unsur TNI.

Menurutnya, personel tambahan ini akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang rawan aksi kelompok kriminal bersenjata. Pihaknya pun telah mengetahui adanya sejumlah daerah yang rawan konflik. Selain pemetaan wilayah, ada juga pemetaan terhadap tokoh-tokoh tertentu.

Perlu diketahui, pada 2018 mendatang, provinsi Papua akan menyelenggarakan pemilihan Gubernur dan pemilihan enam Bupati di tujuh kabupaten, yakni Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Membrano Tengah.

Terkait dengan potensi gangguan keamanan jelang pilkada di Papua, dikatakan boy, pihaknya telah melakukan pencegahan melalui komunikasi dengan sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan elite parpol.

Ia berharap dengan komunikasi yang baik itu dapat menghindari adanya kemungkinan mobilisasi massa pada tahapan-tahapan pilkada serentak. Serta memperkecil gerakan yang dapat memecah belah bangsa serta meningkatkan potensi terjadinya instabilitas keamanan.

“Hal itu agar tidak ada yang mengeksploitasi pengerahan massa yang bersifat anarkis,” katanya.

Oleh karena itu diimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang melakukan aksi anarkis karena hal tersebut rentan dimanfaatkan oleh para politikus yang sengaja mengambil keuntungan dari terjadinya konflik horizontal.